TELEGRAFNEWS —SIAU, SULAWESI UTARA — Duka menyelimuti Kabupaten Kepulauan Sitaro. Banjir bandang yang melanda Lindongan III, Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, pada Senin dini hari, 5 Januari 2026, sekitar pukul 02.45 WITA, merenggut 7 korban jiwa dan menyebabkan 17 warga lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa tragis itu terjadi secara tiba-tiba saat sebagian besar warga tengah terlelap. Derasnya aliran air bercampur material lumpur dan bebatuan menerjang permukiman warga, menghancurkan rumah-rumah, serta menyeret apa saja yang dilaluinya. Kepanikan tak terhindarkan, jeritan minta tolong terdengar di tengah gelap dan hujan.
Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta relawan segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pertolongan. Para korban luka saat ini dirawat di fasilitas kesehatan terdekat, sementara keluarga korban meninggal dunia masih diliputi kesedihan mendalam.
Tangis dan doa mengiringi proses evakuasi. Banyak warga kehilangan orang-orang tercinta, tempat tinggal, dan harta benda dalam sekejap. Kebersamaan dan solidaritas masyarakat terlihat kuat, saling membantu di tengah keterbatasan dan duka.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan lebat, serta memastikan bantuan dan kebutuhan dasar bagi para terdampak segera terpenuhi.
Turut berdukacita sedalam-dalamnya untuk seluruh keluarga yang ditinggalkan.
Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, dan warga Siau diberikan kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan ini.
Pray for Siau 🙏🕊️
(Win_Sky)













