Putra Kawanua Pimpin Akmil, Mayjen TNI Rano Tilaar, Resmi Jabat Gubernur Akademi Militer 2025

TELEGRAFNEWS–Dengan karakter tegas, humanis, dan visioner, Mayjen TNI Rano Tilaar dipercaya menakhodai lembaga pencetak pemimpin TNI AD masa depan.

Mayor Jenderal TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, putra kebanggaan Sulawesi Utara, resmi dilantik sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil) tahun 2025.

Dengan rekam jejak panjang di satuan elite Kopassus hingga lembaga strategis BAIS TNI, Mayjen Tilaar dinilai sebagai figur tepat dalam mencetak generasi pemimpin militer masa depan: tangguh, cerdas, dan berintegritas tinggi.

“Pemimpin besar lahir dari medan pengabdian, bukan dari panggung pencitraan,”
demikian prinsip hidup yang konsisten ia pegang selama lebih dari tiga dekade pengabdian.

Karier Teruji di Satuan Elit

Lulusan Akmil tahun 1993 ini memulai pengabdiannya di Grup-2 Kopassus, menjabat dari Danunit hingga Komandan Kompi Para Komando. Ia kemudian melanjutkan kiprah di bidang intelijen di Grup-3 Sandi Yudha, dan dipercaya memegang berbagai tugas strategis, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Jabatan strategis yang pernah diemban antara lain:

Danrem 074/Warastratama (Solo Raya)

Danrem 052/Wijayakrama (Tangerang)

Wakapuspen TNI

Kaskogartap I/Jakarta

Dosen Lemhannas RI (2022–2025)

Di mata prajurit, Mayjen Tilaar bukan hanya komandan, tetapi pembina karakter yang rendah hati dan selalu hadir di tengah pasukan.

Wawasan Global & Intelijen Mendalam

Mayjen Tilaar dikenal memiliki kompetensi global dan pemahaman intelijen mendalam. Ia menempuh pendidikan militer dan intelijen di berbagai negara:

Jump Master – Amerika Serikat

Sas Regiment – Australia

MI-6 Intelligence Training – Inggris

Strategic Intelligence – Filipina & Papua Nugini

Pendekatannya dalam menangani konflik di Papua dan Aceh tidak hanya efektif, tetapi juga mengedepankan pendekatan sosial dan budaya, menjadikannya tokoh yang disegani di dunia intelijen TNI.

Berjibaku di Medan Operasi Nyata

Kariernya tidak dibentuk oleh teori semata. Ia hadir di berbagai operasi militer yang berat dan menantang:

Operasi Seroja, Timor Timur (1995)

Satgas Intelijen Irian Jaya (2002)

Operasi Aceh (2004)

Operasi Intelijen Papua (2009 & 2014)

Tak hanya tegas mengambil keputusan di medan konflik, ia juga piawai membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.

Pemimpin Transformasional di Akmil

Penunjukannya sebagai Gubernur Akmil merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya. Tapi lebih dari itu, ini adalah harapan. Harapan akan transformasi pendidikan militer yang adaptif terhadap zaman, namun tetap berakar pada nilai-nilai luhur seorang prajurit.

Gaya kepemimpinan Mayjen Tilaar dikenal disiplin, namun juga merangkul. Ia diyakini akan menghadirkan semangat baru di kawah candradimuka para pemimpin masa depan TNI.

“TNI butuh pemimpin yang tak hanya piawai bertempur, tapi juga berpikir strategis dan berjiwa rakyat.
Akmil adalah tempatnya, dan kini dipimpin oleh sosok yang tepat.”

Bangga Sulut, Bangga Indonesia

Bagi masyarakat Sulawesi Utara, Mayjen Rano Tilaar adalah simbol kebanggaan daerah yang menasional. Ia membuktikan bahwa integritas, kerja keras, dan loyalitas kepada bangsa akan selalu membuka jalan menuju tanggung jawab besar.

Selamat atas amanah besar ini.
Semoga Mayjen TNI Rano Tilaar terus menjadi inspirasi bagi prajurit muda Indonesia dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan tanah air tercinta. (WinMaySky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *