TELEGRAFNEWS—Lewat kolaborasi Pemkab Minahasa Utara (Minut) bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), dan sudah dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU), kinii rakyat Minut bisa dengan mudah mendapatkan akses layanan hukum.
Kemudahan masyarakat mengetahui soal akses layanan hukum itu, disediakan Bupati Joune Ganda dan Wail Bupati Kevin William Lotulung sebagai bentuk pelayanan prima yang ada di mall pelayanan atrium kantor bupati.
Ketersedian kemudahaan layanan hukum ini, sudah mulai dioperasikan Pemkab Minut pada Selasa (10/[9) 2024 pagi.
MOU yang ditandatangani Bupati Joune Ganda, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara, Ronald Lumbuun, mencakup layanan hukum yang dapat diakses masyarakat, seperti:
– Pendaftaran Konsultasi dan Pengaduan Pelanggaran Kekayaan Intelektual: Lindungi karya kreatif Anda dengan mudah.
– Pendaftaran Perseroan Perorangan: Mulailah bisnis Anda dengan proses yang cepat dan praktis.
– Pendaftaran Kewarganegaraan: Dapatkan kepastian hukum dan identitas kewarganegaraan Anda.
– Konsultasi Jaminan Fidusia: Amankan aset Anda dengan layanan konsultasi terpercaya.
– Pengembalian Sumpah/Janji Penyidik Pegawai Negeri Sipil: Tingkatkan profesionalitas dan integritas aparatur penegak hukum.
– Konsultasi Badan Hukum: Dapatkan bimbingan dan panduan untuk mendirikan berbagai jenis badan hukum.
– Kenotariatan: Selesaikan urusan legalitas dokumen Anda dengan mudah dan cepat.
Layanan ini tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Minahasa Utara setiap hari Selasa dan Kamis, pukul 09.00 WITA hingga selesai.
Joune Ganda mengatakan, layanan ini ada bentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memudahkan akses masyarakat terhadap layanan hukum.
“Kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami untuk membangun Minahasa Utara yang lebih maju dan sejahtera,” beber Joune Ganda.
Dengan terobosan ini, JGKWL membuktikan bahwa komitmennya untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Minahasa Utara bukan sekadar janji, tetapi implementasi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.(man/*)













