Puluhan Warga Sulut Korban Trafficking di Kamboja, Segera Dipulangkan 

Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol. Setyo Budiyanto.
banner 120x600

TELEGRAFNEWS– Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) mengirim Penyidik Ditreskrimum ke Kamboja terkait adanya temuan warga Sulawesi Utara yang menjadi korban Tindak Pidana Pedagangan Orang (TPPO).

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol. Setyo Budiyanto, didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Jules Abraham Abast, di lobby Mapolda Sulut, Senin (12/12/2022).

“Berdasarkan perintah Kadiv Hubinter Polri,Polda Sulut telah memberangkatkan Dirreskrimum beserta Penyidik ke Kamboja untuk berkoordinasi dengan NCB, terkait adanya temuan warga Sulut yang berada di Kamboja, yang diindikasikan sebagai korban TPPO,” katanya.

Setyo Budianto menambahkan, sekiranya 31 hingga 34 orang, yang diperkerjakan sebagai asisten rumah tangga, maupun di tempat hiburan.

“Mereka melakukan kegiatan tidak sesuai dengan prosedur, artinya mereka berangkat mungkin seolah-olah sebagai turis hanya mengandalkan paspor, dan disana mereka ada yang menampung dan kemudian terjadi penyimpangan, seperti gaji tidak dibayarkan, penyiksaan, dan itu ada yang lapor kemudian ditangani, bekerja sama dengan Kedutaan Besar disana,” ungkap Setyo Budiyanto.

Kapolda juga mengatakan pihaknya akan menginventarisi, selanjutnya akan dipulangkan kembali ke Sulut.

“Penyidik tentunya akan menginventarisir dulu kemudian akan memulangkan mereka, bekerja sama dengan instansi terkait,” ujar Kapolda.

Terkait adanya temuan korban TTPO ke Kamboja, mantan Direktur Penyidikan KPK RI mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang ada di Sulawesi Utara, agar berhati-hati dan teliti dengan tawaran kerja diluar negeri.

“Saya mengimbau agar jangan mudah terpengaruh dengan tawaran pekerjaan, khususnya di luar negeri, dengan iming-iming gaji besar maupun fasilitas, tanpa melalui prosedur, tanpa melalui persyaratan dari Kementerian Tenaga Kerja yang sudah ditetapkan. Pikirkan bahwa resikonya lebih besar kalau terjadi sesuatu dan lain hal, tentu akan susah,” tandas Setyo Budiyanto. (DM)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.