Reynald Tuwaidan Ketua BM Kosgoro Dukung Full Toni Hendrik Lasut Sebagai Ketua DPD Golkar Sulut

TELEGRAFNEWS–Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) kian memanas. Di tengah gemuruh lobi politik dan tarik-menarik kepentingan elit, satu dukungan penting datang dari organisasi pendiri Partai Golkar.

Ketua Barisan Muda Kosgoro Muda Sulut, Reynald Tuwaidan, menyatakan dukungan penuh kepada Toni Hendrik Lasut (THL) sebagai calon Ketua DPD Golkar Sulut periode mendatang.

Dukungan dari BM Kosgoro bukanlah isapan jempol. Organisasi yang memiliki akar historis dalam tubuh Golkar ini menegaskan komitmennya untuk kembali menata kejayaan partai beringin di bumi Nyiur Melambai.

“Kami butuh pemimpin yang tak hanya populer, tapi juga punya rekam jejak jelas, konsisten membesarkan partai, dan tidak terkontaminasi praktik transaksional politik,” tegas Reynald Tuwaidan dalam rilisnya, Sabtu (2/8) 2025 di Manado.

Fakta Politik: Golkar Sulut Butuh Pemulihan Elektabilitas

Menurut Reynald Tuwaidan, Golkar Sulut butuh pemimpin baru bukan tanpa alasan, sebab bila berkaca pada pengalaman pemilu – pemilu sebelumnya, Golkar mengalami kemunduran dan terkesan tidak solid.

Walau memang Golkar Sulut masih memperoleh kursi di DPR RI baik pada Pemilu 2009, 2014, 2019 hingga 2024, namun pada tingkat provinsi, Golkar tak lagi menjadi kekuatan utama, dominasi Golkar diwarnai stagnasi akibat konflik internal dan lemahnya konsolidasi kader., dan berdampak pada proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 lalu, tak ada satu kader murni Golkar yang terpilih sebagai kepala daerah.

Musda DPD I Golkar kali ini, diharapkan menjadi momentum emas untuk melakukan peremajaan kepemimpinan sekaligus reposisi arah politik partai.

“Golkar Sulut butuh figur yang bisa turun ke lapangan, bukan hanya duduk di meja dan sibuk lobi elite di Jakarta. Toni Hendrik Lasut adalah simbol perlawanan terhadap elitisme internal yang melemahkan struktur partai,” tambah Reynald, yang juga dikenal sebagai aktivis muda di Tanah Tonsea, Minahasa Utara.

Kosgoro Bukan Asal Dukung, Tapi Berdasar Nilai Ideologi

Kosgoro sebagai salah satu ormas pendiri Golkar, secara historis mengedepankan nilai-nilai trilogi karya kekaryaan: pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas. Dukungan terhadap THL dipandang selaras dengan nilai-nilai tersebut.

“Kami tidak sedang cari posisi, tapi mendorong regenerasi yang berkarakter,” ucap Reynald lagi.

Tuwaidan juga menambahkan, kalau dengan dukungan dari BM Kosgoro, THL kini memiliki ‘kuda-kuda’ kuat menghadapi pertarungan Musda. Namun, peta dukungan dari DPD II, ormas-ormas pendiri lainnya, serta keputusan DPP Golkar, akan sangat menentukan hasil akhir.

“Golkar Sulut siap dipimpin oleh kader lapangan yang punya DNA loyalitas dan integritas. Musda kali ini bukan sekadar ajang rebut kursi, tapi pertaruhan masa depan Golkar di Sulut. Dan Golkar Sulut sangat layak dipimpin oleh THL,” tutupnya.(man/*)

Calon Ketua DPD I Golkar Sulut, Berikut Profil dan Rekam Jejak Toni Hendrik Lasut

MENJELANG Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut), nama Toni Hendrik Lasut (THL) mencuat sebagai salah satu figur potensial yang digadang-gadang siap merebut kursi Ketua DPD I Golkar Sulut. Sosok ini bukan wajah baru dalam percaturan politik Nyiur Melambai, justru ia adalah tokoh dengan rekam jejak panjang, matang, dan memiliki basis akar rumput yang kuat.

Politisi Bermental Kader, Bukan Karbitan Elite

THL bukan kader instan. Ia tumbuh dari level bawah, mengawal proses politik dari ruang-ruang dewan hingga struktur partai. Empat kali duduk sebagai pimpinan DPRD Minahasa Tenggara (Mitra) sejak tahun 2009, THL dikenal konsisten, loyal terhadap partai, dan punya prinsip dalam menghadapi tekanan politik.

Sebagai Ketua DPD II Golkar Mitra, THL berhasil membawa partai beringin menjadi kekuatan utama di daerahnya. Di Pemilu 2024 lalu, Golkar Mitra di bawah kendalinya meraih 6 kursi DPRD, meningkat signifikan dari 4 kursi di periode sebelumnya. Ini bukan sekadar angka, tapi bukti nyata bahwa ia mampu memimpin bukan hanya dengan wacana, tapi hasil.

Suara Rakyat, Bukti Legitimasi Politik

Dalam Pileg 2024, Toni Hendrik Lasut mencetak sejarah pribadi. Ia meraih suara tertinggi se-Kabupaten Mitra, dengan perolehan 2.770 suara di Daerah Pemilihan II (Belang–Ratatotok). Di antara 213 calon legislatif, ia menjadi jawara. Capaian ini menjadi simbol kepercayaan masyarakat terhadap kiprahnya, sekaligus menegaskan bahwa THL bukan hanya tokoh partai, tetapi juga pemilik legitimasi publik.

Pemimpin Strategis, Jembatan Kader dan Rakyat

Selain moncer di level legislatif, THL juga dipercaya menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo–Gibran di Mitra untuk Pilpres 2024. Penunjukan ini bukan sekadar simbolik, tapi bagian dari strategi besar untuk mengonsolidasikan suara rakyat hingga ke pelosok. Dengan pendekatan santai namun terstruktur, ia mampu menyatukan berbagai simpul kekuatan, termasuk kalangan pemuda, tokoh agama, hingga relawan akar rumput.

Menuju DPD I Golkar Sulut: Harapan Baru 

Kini, nama Toni Hendrik Lasut masuk dalam bursa calon Ketua DPD I Golkar Sulut menggantikan Christiany Eugenia Paruntu (CEP), yang tak bisa maju lagi karena aturan dua periode. THL datang dengan modal lengkap: elektabilitas tinggi, pengalaman organisasi, kekuatan struktural, dan dukungan dari ormas pendiri seperti Kosgoro.

Figur Pembaharu dari Timur Sulut

Toni Hendrik Lasut adalah gambaran baru politisi Sulut yang punya kombinasi ideal: integritas, kapasitas, dan elektabilitas. Bila Golkar Sulut ingin bangkit dari stagnasi politik dan menguatkan kembali kepercayaan publik, maka THL menjadi salah satu jawaban dari keresahan kader di bawah.

Musda kali ini bukan hanya soanl siapa yang menang, tetapi siapa yang benar-benar mampu membawa beringin kembali tumbuh tegak di tanah Sulawesi Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *