Di tengah ramainya pemberitaan dan perdebatan di Medsos (Media Sosial) mengenai 150 ASN (Aparatur Sipil Negara) dari 2566 ASN yang mengikuti aksi demonstrasi terhadap Pemerintah Kota Bitung, yang merupakan institusinya sendiri.
Saya dalam tulisan ini, secara khusus akan membahas 2416 ASN lainnya yang tidak mengikuti aksi demonstrasi tersebut.
Tulisan ini adalah bentuk apresiasi dari seorang masyarakat biasa, yang menjadi objek dari pelayanan ASN Kota Bitung.
Suatu hal yang menarik, meski terus – terusan diprovokasi lewat media sosial (facebook), oleh segelintir orang yang menginginkan kejatuhan Walikota Bitung, dengan cara mengolok – ngolok mereka dengan anggapan bahwa mereka penakut, mereka tetap konsisten mengikuti keinginan diri sendiri untuk tidak mengikuti aksi demonstrasi.
Oleh karenanya, dalam tulisan ini secara spesifik saya akan menguraikan hipotesis saya, mengenai alasan kenapa 2416 ASN ini, tidak mengikuti aksi demontrasi.
๐๐น๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ ๐ฎ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐ต, 2416 ASN ini memahami bahwa mereka memiliki kewajiban untuk setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang – Undang Dasar 1945, Negara, dan Pemerintah (UU No 8 1974 Pasal 4)
Mereka memahami, bahwa dalam hal demonstrasi ASN kepada Pemerintah Kota Bitung, dapat diartikan sebagai penyimpangan dari setia dan taat sepenuhnya kepada Pemerintah.
Oleh karena hal tersebut, memungkinkan mereka untuk dapat menerimah keadaan dengan sabar dan tabah, meskipun keadaan finansial mereka sudah mengalami defisit.
Selain itu, mereka juga menyadari konsekuensi dari penyimpangan tersebut adalah, ASN bisa diberhentikan dengan tidak hormat (UU No. 8 1974 Pasal 23 Ayat 3 Huruf A).
Oleh karena hal tersebut, maka kesetiaan dan ketaatan yang dilakukan oleh 2416 ASN tersebut, dengan tidak mengikuti aksi demonstrasi adalah cara yang benar.
Karena selain mereka melaksanakan kewajiban yang diatur oleh aturan perundang – undangan yang berlaku, mereka juga terhindar dari kemungkinan diberhentikan dengan cara yang tidak hormat, sebagaimana peraturan perundang – undangan yang berlaku.
๐๐น๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐ฑ๐๐ฎ ๐ฎ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐ต, 2416 ASN tersebut, memiliki manajemen keuangan yang baik.
Dalam hal memiliki manajemen keuangan yang baik, akan membuat ASN tidak terdampak tekanan masalah finansial.
ASN akan mudah mengontrol pengeluaran dengan cara, menyesuaikan dengan pendapatan yang ada.
Dalam arti lain, dapat dikatakan bahwa jumlah pendapatan mereka dari gaji pokok, sudah selaras dengan jumlah pengeluaran meraka.
Serta mereka memiliki cadangan saldo, yang memungkinkan mereka bertahan disaat kondisi finansial mereka mengalami defisit, seperti penundaan gaji, tunjangan, atau insentif.
๐๐ฒ๐๐ถ๐บ๐ฝ๐๐น๐ฎ๐ป๐ป๐๐ฎ, dari kedua kemungkinan tersebut, bisa saja di antara 2416 ASN ketika tidak mengikuti aksi demonstrasi, karena terdapat dua alasan tersebut di atas, atau terdapat salah satu dari dua alasan tersebut di atas.
Dan jika hipotesis saya tentang hal ini merupakan kebenaran dibalik alasan 2416 ASN Kota Bitung tidak mengikuti demonstrasi, maka 2416 ASN yang tidak mengikuti demonstrasi tersebut, layak untuk dijadikan contoh kongkret bagi 150 ASN Kota Bitung yang melakukan aksi demonstrasi.
๐๐ก๐๐: ๐๐ค๐ซ๐๐๐ฃ๐ฉ๐ค ๐๐ค๐ฅ๐๐ฉ
*Aktivis dan Pemerhati Politik Kota Bitung













