TELEGRAFNEWS–Di tengah padatnya tanggung jawab sebagai kepala daerah, Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, sukses menorehkan capaian akademik penting dengan meraih gelar doktor dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Rabu (4/3) 2026.
Menurut pengusaha muda Minut, Eril Bolung, kalau pencapaian bupati ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi juga menjadi pesan kuat tentang arti pendidikan bagi kemajuan daerah dan masa depan rakyat Minahasa Utara.
Kata dia, lewat berbagai tantangan pembangunan daerah, Bupati Joune Ganda sudah menunjukkan bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia maupun jabatan. Gelar doktor yang diraihnya menjadi simbol bahwa seorang pemimpin tidak berhenti belajar, justru harus terus memperkaya pengetahuan untuk melayani masyarakat dengan lebih baik.

“Pendidikan adalah investasi paling berharga bagi bangsa, dan sekiranya apa yang diraih bupati ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh rakyar Minut,” kata Eril Bolung kepada wartawan, Kamis (5/3) 2026, sore.
Lanjut dia, dalam capaian Disertasi Doktor Ilmu Pemerintahan yang dipaparkan Bupati Joune Ganda dihadapan para guru besar IPDN, itu menunjukan bahwa ilmu pengetahuan menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
“Capaian akademik ini memberi pesan motivatif bahwa pendidikan bukan hanya milik kalangan tertentu, melainkan jalan terbuka bagi siapa saja yang ingin memperbaiki masa depan. Ketekunan menempuh pendidikan hingga tingkat doktoral di tengah tanggung jawab pemerintahan menunjukkan bahwa komitmen terhadap ilmu pengetahuan dapat berjalan seiring dengan pengabdian publik yang sudah dilakukan bupati,” terangnya.
Eril Bolung yang juga dikenal low profile dan familier ini, membeberkan bahwa keberhasilan Bupati Joune Ganda juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Minahasa Utara untuk tidak berhenti bermimpi. Dalam berbagai kesempatan, mengingat dalam setiap kesempatan Bupati Joune Ganda kerap menekankan pentingnya membangun budaya belajar, mulai dari keluarga, sekolah, hingga ruang-ruang publik.
“Dengan gelar doktor yang kini disandangnya, bupati telah oune Ganda ingin menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari kekuasaan, tetapi juga dari kapasitas intelektual dan keteladanan. Di tengah dinamika pembangunan daerah,” ungkap Bolung.
Capaian ini kata dia, menjadi pengingat bahwa ketika seorang pemimpin terus belajar, maka harapan rakyat untuk melihat daerahnya maju juga semakin terbuka. Di Minahasa Utara, gelar doktor itu bukan sekadar titel akademik, melainkan simbol bahwa ilmu pengetahuan harus kembali kepada rakyat—menjadi energi untuk membangun masa depan yang lebih baik.(man/*)













