TELEGRAFNEWS — Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027, mulai dimatangkan Pemkab Minit melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerag (Bappeda).
Tahapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah yang digelar di aula kantor Bappeda, Rabu (25/2) 2026.
Giat dibuka Bupati Minut Joune Ganda yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Robby Parengkuan.
Lewt arahan bupati, Parengkuan membeberkan kalau forum ini menjadi momentum strategis untuk memastikan arah program tiap perangkat daerah selaras dengan visi pembangunan daerah. Ia menekankan penyusunan RKPD 2027 dilakukan paralel dengan Renja agar tercipta sinergi lintas sektor.
“Forum ini menjadi ruang membangun komitmen bersama. Setiap program, kegiatan, dan indikator kinerja harus benar-benar selaras dengan sasaran prioritas pembangunan dalam RPJMD Minahasa Utara 2025–2029,” ujarnya menyampaikan pesan bupati.
Perencanaan tahun 2027, mengedepankan pendekatan bottom-up. Aspirasi masyarakat telah dihimpun berjenjang mulai dari tingkat dusun, desa, hingga kecamatan melalui Musrenbang.
“Delegasi kecamatan memegang peran penting dalam mengawal usulan warga agar tidak terputus di level kabupaten dan tetap terintegrasi hingga perencanaan nasional,” ujarnya.
Kepala Bappeda Minut Hanny Tambani, membeberkan terkait pentingnya ketersediaan dokumen perencanaan yang adaptif namun tetap berorientasi pada keberlanjutan.
“RKPD adalah dokumen tahunan yang sangat krusial. Kami berharap peserta forum aktif memberi masukan konstruktif agar perencanaan 2027 benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” katanya saat menyampaikan pemaparan materi teknis.
Forum ini turut dihadiri Ketua DPRD Minut Vonny Adelle Rumimpunu, jajaran kepala OPD, para camat, delegasi kecamatan, serta para hukum tua se-Kabupaten Minahasa Utara. (man/*)













