TELEGRAFNEWS — Manado — Pagi di lapangan Mako Polda Sulawesi Utara terasa berbeda. Udara dingin Manado seolah tersibak oleh ketegasan suara Irjen Pol Roycke Harry Langie saat memimpin Apel Pamapta Jajaran Polda Sulut, sebuah apel strategis yang menjadi denyut awal penguatan pelayanan masyarakat di seluruh wilayah hukum Sulut.
Di hadapan para Perwira Pamapta, Pejabat Utama, dan seluruh Kapolres jajaran, Kapolda Sulawesi Utara menegaskan satu pesan inti: “Pamapta harus menjadi garda terdepan respons cepat Polri.”
Dalam arahannya, Irjen Pol Roycke Harry Langie menekankan pentingnya kesiapan, disiplin, dan kesigapan seluruh personel di lapangan.
“Setiap satuan tugas Pamapta harus siap. Patroli jangan hanya jadi rutinitas, tapi harus memberi pemahaman awal pada setiap kejadian di masyarakat. Pamapta wajib tahu apa yang terjadi, dan hadir sebelum masalah membesar,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa semangat pelayanan adalah roh utama dari keberadaan Pamapta.
“Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas. Ini yang paling penting,” ucap Kapolda.
Implementasi Transformasi Polri
Dalam keterangan persnya, Kapolda menjelaskan esensi dari implementasi Peraturan Kapolri Nomor 1438, yang menekankan pembentukan layanan profesional berbasis respons cepat. Hadirnya Perwira Samapta atau Pamapta, kata Kapolda, merupakan bagian dari transformasi Polri untuk menghadirkan kepolisian yang responsif, humanis, dan tanggap dalam menghadapi dinamika laporan masyarakat sehari-hari.
Perwira Samapta adalah pengendali operasional harian Kapolres. Mereka harus menjadi yang pertama menerima, merespons, dan menuntaskan laporan masyarakat dengan cepat dan tepat,” tegas Irjen Roycke.
Ia juga mengingatkan bahwa seluruh fungsi kepolisian—Reserse, Samapta, Lalu Lintas, Brimob, dan lainnya—mempunyai tanggung jawab kolektif dalam memproses laporan pengaduan masyarakat dan menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayahnya.
Kekuatan Polda Sulut dalam Satu Barisan
Apel Pamapta tersebut dihadiri seluruh Pejabat Utama Polda Sulut serta para Kapolres se-Sulawesi Utara, menandai kebulatan komitmen bahwa penguatan pelayanan publik bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang dipimpin langsung oleh pucuk pimpinan Polda Sulut.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan rapat gelar operasi di Ruang Tribrata, memperkuat kesiapan jajaran menghadapi dinamika kamtibmas dan agenda operasional mendatang. (Win_Sky)













