TELEGRAFNEWS – Momentum reses di Desa Mapanget, Kecamatan Talawaan, dimanfaatkan Wakil Ketua DPRD Minahasa Utara, Edwin Nelwan, untuk tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga membeberkan capaian dan strategi kepemimpinan Joune Ganda di tengah tekanan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran.
Di hadapan warga yang hadir dengan antusias, legislator 3 periode ini secara terbuka menjelaskan bagaimana Bupati Joune Ganda mampu mengendalikan “badai efisiensi” tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kondisi fiskal yang terbatas justru dijawab dengan langkah-langkah strategis yang terukur dan adaptif.
“Dalam situasi seperti ini, tidak mudah menjalankan pemerintahan. Tapi Bupati mampu memadukan antara kepentingan rakyat, kebutuhan masyarakat, dan kondisi keuangan daerah,” ujar Edwin, Selasa (21/4/2026).
Ia menegaskan, kepiawaian tersebut terlihat dari kemampuan pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan keberlanjutan pelayanan publik. Bahkan, di tengah tekanan fiskal, Pemkab Minahasa Utara tetap mampu menghadirkan kebijakan yang tidak membebani rakyat.
“Dalam konteks itu, Bupati menunjukkan kepiawaiannya dalam menjalankan roda pemerintahan tanpa membebani rakyat, dan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tegasnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa Utara ini juga mengungkapkan bahwa strategi yang dijalankan tidak hanya berfokus pada penghematan, tetapi juga pada upaya menggali potensi daerah. Salah satunya melalui lobi investasi yang dilakukan Bupati Joune Ganda, termasuk memanfaatkan jejaring nasional dalam kapasitasnya sebagai Sekjen APKASI.
Selain itu, pengelolaan keuangan daerah yang disiplin serta kebijakan untuk tetap mempertahankan tenaga PPPK menjadi indikator bahwa pemerintah daerah tetap berpihak pada stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Tak hanya itu, keberhasilan melobi proyek revitalisasi untuk Minahasa Utara disebut Edwin sebagai bukti konkret bahwa di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap mampu mendorong pembangunan.
Pemaparan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Warga menilai keterbukaan informasi yang disampaikan dalam reses menjadi gambaran nyata kondisi daerah sekaligus upaya pemerintah dalam mencari solusi.
Menutup penyampaiannya, Edwin Nelwan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah agar kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kesejahteraan rakyat Minahasa Utara.(man/*)













