Peringati Hari Sumpah Pemuda ke 97 Kejaksaan Negeri Kotamobagu Gelar Kampanye Anti Korupsi

KOTAMOBAGU – Kejaksaan Negeri Kotamobagu usai menggelar Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 97 Tahun 2025, langsung menggelar kampanye di jalan raya tepatnya di depan Alun-alun Bokihotinimbang pada selasa 28/10/2025
sejumlah personil kejaksaan turun ke jalan menggelar aksi kampanye di depan Kantor Kejaksaan, kantor Satlantas Kotamobagu, hingga depan Alun-alun Bokihotinimbang, sebagai bentuk perlawanan terhadap korupsi.
dalam kampanye tersebut, personil Kejaksaan membagikan selembaran kepada masyarakat pengguna jalan, bahkan siswa siswi sekolah menengah pertama dan menengah akhir yang baru selesai mengikuti upacara di Alun alun bokihotinimbang.
Spanduk yang di bentangkan pada kampanye bertuliskan Kejaksaan Negeri Kotamobagu Bersama Lawan Korupsi Selamatkan Negeri, mari bersama sama hentikan korupsi dan bangun Indonesia yang bersih dan berintegritas.
Wali Kota Kotamobagu, dr Weny Gaib, Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto SIK dan Dandim 1303 pun ikut mendukung kampanye Kejaksaan dengan foto bersama di depan spanduk yang di pajang.
Kepala seksi Intelegen, Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Julian Charles Rotinsulu, membenarkan jika Kejaksaan menggelar kampanye usai melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 97 Tahun 2025.
“Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 97 Tahun 2025, Kejaksaan Negeri Kotamobagu telah melaksanakan kegiatan Kampanye Anti Korupsi sebagai bagian dari Pencegahan Tindak Pidana Korupsi,” kata Kasi Intel Kejaksaan Kotamobagu.
Dia menjelaskan, rangkaian kegiatan kampanye yang dilakukan anggota Kejaksaan Negeri kotamobagu di jalan raya “Kegiatan dilaksanakan dengan cara pembagian stiker, spanduk & sosialisasi kepada siswa – siswi di Kotamobagu,” tambah Rotinsulu.
Julian berharap, semoga kegiatan ini dapat memberikan edukasi dan pemahaman tentang korupsi, terutama kepada generasi penerus bangsa, yang dinilai dapat merusak citra bangsa Indonesia. “Diharapkan kegiatan ini dapat menanamkan pemahaman nilai-nilai Anti Korupsi sejak dini kepada generasi muda, serta dapat membangun integritas, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan dan peran masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan terhadap penggunaan keuangan negara,” tutup Julian. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *