TELEGRAFNEWS—Selama lebih dari dua dekade, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong di Kota Tomohon terus menjadi tulang punggung pasokan listrik bersih bagi wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo). Pembangkit yang dikelola PT PLN (Persero) melalui subholding PT Indonesia Power (PLN IP) ini kini tercatat sebagai kontributor energi terbarukan terbesar di sistem kelistrikan Sulutgo.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa keberadaan PLTP Lahendong merupakan bukti komitmen PLN dalam mendukung transisi energi nasional.
“PLN berkomitmen mendukung transisi energi berbasis energi baru terbarukan menuju Net Zero Emissions. Keberadaan PLTP Lahendong ini membuktikan bahwa sejak lama PLN telah menjadi pionir dalam pengembangan energi terbarukan di Tanah Air,” ujar Darmawan.
PLTP Lahendong Unit 1–4 memiliki total kapasitas terpasang 80 MW dan menyuplai sekitar 18 persen kebutuhan listrik sistem Sulutgo, yang beban puncaknya saat ini mencapai 490 MW. Dengan pasokan stabil tersebut, panas bumi Lahendong menjadi sumber energi bersih yang paling dominan, melampaui kontribusi PLTA dan PLTS.(*)













