Peduli Literasi, Delapan Taman Baca Masyarakat di Sulut Diberi Bantuan PLN

Taman Bacaan
Dalam penyaluran TJSL, salah satu petugas PLN mencoba meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak.
banner 120x600

TELEGRAFNEWS—PT PLN (Persero) berkomitmen untuk tetap mendukung peningkatan kualitas pendidikan lewat program bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.

Melalui TJSL PLN Peduli, kali ini PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) menyerahkan bantuan ke 8 Taman Baca Masyarakat yang tersebar di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan fasilitas berbasis digital.

Bantuan yang diberikan di antaranya e-Book atau kumpulan buku-buku bacaan digital yang mudah diakses serta sarana penunjang lainnya seperti TV android smart, komputer, meja komputer, printer, flashdisk, rak buku, Komik Si Lintar, fasilitas internet, meja kursi anak, dan papan tulis.

“Kami PLN mendukung penuh tujuan pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi, inovasi, kreativitas dalam mewujudkan masyarakat berpengetahuan dan berkarakter. Melalui bantuan ini diharapkan minat baca anak-anak sedari usia dini dapat terus meningkat,” ujar General Manager PLN Suluttenggo, Leo Basuki yang diwakilkan Marthen Salmon selaku Manager Komunikasi dan TJSL, Selasa (30/8/2022).

Salah satu lokasi taman baca yang disasar bantuan yaitu Taman Bacaan Masyarakat Dendengan Dalam, Kota Manado, Sulut.

“PLN terus konsisten dalam memberikan dukungan penuh pada sektor pendidikan sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan guna mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara,” tambah Marthen Salmon.

Bantuan ini diterima langsung Kepala Dinas Perpustakaan Kearsipan Provinsi Sulawesi Utara, Asripan Nani.

“Kerjasama yang dilakukan secara berkelanjutan ini diharapkan dapat mendongkrak indeks literasi baca daerah untuk terus meningkat,” sambut Asripan.

Hadir pula dalam acara peresmian, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Januar Pribadi yang menyampaikan bahwa program bantuan PLN Peduli ini selaras dengan arah tujuan pemerintah yang terus berupaya meningkatkan indeks baca nasional.

“PLN tidak hanya melistriki, pagi hari ini PLN memiliki arti Peduli Literasi Nasional. Semoga dengan bantuan ini dapat bermanfaat meningkatkan peringkat pada indeks literasi yang saat ini masih berada di peringkat 73,” ucap Januar.

Bantuan fasilitas dalam taman bacaan masyarakat menjadi salah satu dari program PLN Peduli yang berlandaskan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dapat meningkatkan mutu pendidikan.(man/*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.