Potensi Sumber Air Kotagatan Desa Tabang Dibahas Tim Ahli Kemendes

Musdes Tabang terkait
banner 120x600

TELEGRAFNEWS -Pemerintah Desa Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, terus berupaya meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola utama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

Program ini pun telah dibahas pada Musyawarah Desa (Musdes) tentang Pembahasan dan Penetapan Rancangan Peraturan Desa (Ranperdes) tentang BUMDes guna pemenuhan syarat terbitnya Badan Hukum dari Kemenhumkam, awal Januari 2024.

Musdes Tabang terkait

Dimana menurut Sangadi (kepala desa_red) Junius Dilapanga mengatakan bahwa, Pemerintah desa setempat telah menggelar menggelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Pengelola BUMDes, di aula kantor Desa Tabang bersama lembaga desa, yang kemudian menghasilkan pundi-pundi sebagai Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Tabang tersebut bernama BUMDes Mulia.

“Hasil audit inspektorat, BUMDes Mulia dalam kategori sehat,” ujar Sangadi kepada media kami, Rabu (24/1/2024).

Ia menambahkan, meski dengan Dana Penyertaan Modal pada 2017 sejumlah hanya sekira Rp 71 juta, nakmun lembaga tersebut sudah berkontribusi bagi PADes.

Gambar. Suasana Musdes.

“Walau relatif masih kecil, kita bersyukur BUMDes Mulia telah ikut memberi keuntungan bagi desa,”ucapnya.

Sementara itu, dalam kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas bagi pengelola BUMDes Mulia, Tenaga Ahli Kemendes di Kota Kotamobagu, Irsan Pontoh, S.Sos, mensimulasikan potensi sumber mata air Kotagatan yang terletak di ujung Desa Tabang, guna dikelola sebagai SPAM (mengairi rumah penduduk layaknya pengelolaan air PDAM, red). Berdasarkan analisa SWAT, sumber mata air Kotagatan layak dikelola.

Nakmun demikian sumber air Kotagatan sedikit mengalami tantangan pada lahan, karena sumber air tersebut berada di kawasan milik warga.

Menanggapi hal tersebut, Sangadi Tabang, Junius Dilapanga., mengatakan pihaknya akan mengajak pemilik lahan untuk duduk satu meja membicarakannya.

“Demi kepentingan masyarakat, inshaallah pemilik lahan bisa kita ajak bermusyawarah guna membicarakan lahan sumber mata air ini,”kata Junius.

Kegiatan ini juga menghadirkan pembicara masing-masing Inspektur Pembantu Wilayah 1 Kota Kotamobagu, Hj Inon Makalalag, SE, Ketua Tim Pemeriksa Inspektorat Kotamobagu, Susanto, SH, Pendamping Desa, Sartono Mokoginta, SE., dan Erick Paputungan, ST.

Dee

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jang Cari Gampang Bosku.