Pemkot Kotamobagu Imbau ASN Tidak Terlibat Politik Praktis

Asisten I Bidang Politik dan Pemerintahan Kota Kotamobagu, Nasli Paputungan.
banner 120x600

TELEGRAFNEWS – Pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024, untuk tahapan kampanye pemilihan Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, sedang berlangsung.

Pesta demokrasi kerap kali menjadi ajang perselisihan serta menjadi celah untuk berpolitik terselubung bagi para abdi negara. Maka untuk menjaga netralitas para Aparatur Sipil Negara (ASN), Asisten I Pemkot Kotamobagu Nasli Paputungan mengimbau aparat pemerintah dari tingkatan kabupaten, kecamatan hingga desa/kelurahan agar tidak terlibat pemilu secara langsung serta bersikap independen dan netral.

“Mengimbau ASN Pemkot Kotamobagu hingga aparatur desa/kelurahan di wilayah Kota Kotamobagu untuk tetap menjaga netralitas dan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Jangan melaksanakan hal-hal diluar fungsi pemerintah agar kondusifitas menjelang Pemilu akan terjaga dengan baik,” imbau Nasli.

Menurut Nasli, hal ini ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Dimana dalam Pasal 280 ayat 2 huruf (h), (i), dan (j) disebutkan, pelaksana dan/atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu dilarang mengikutsertakan kepala desa, perangkat desa, dan anggota badan permusyawaratan desa (BPD). Pasal 280 ayat 3 disebutkan bahwa setiap orang sebagaimana disebut pada pasal 2 dilarang ikut serta sebagai pelaksana dan tim kampanye pemilu.

Sementara Pasal 282 ditegaskan, Pejabat negara, pejabat struktural, dan pejabat fungsional dalam negeri, serta kepala desa dilarang membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta Pemilu selama masa Kampanye. *

Dee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *