Nasli Paputungan, Empat Aksi Daerah Percepatan Pengarustamaan Gender

Rapat evaluasi tim kelompok Pokja Pengarustamaan Gender
banner 120x600

TELEGRAFNEWS – Pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), menggelar rapat evaluasi tim kelompok kerja Pengarustamaan Gender (PUG).

Kegiatan digelar di aula kantor Dinas P3A tersebut, dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Kotamobagu, Nasli Paputungan SE, Senin (1/8/2023).

 Dalam sambutannya, Nasli Paputungan menyampaikan, bahwa Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) merupakan suatu proses yang harus dilaksanakan para perencana Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai wujud adanya komitmen para pengambil keputusan, dengan harapan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdiri dari laki-laki dan perempuan.

“Untuk itu, lewat kegiatan ini, Tim Pokja PUG diharapkan dapat memiliki pengetahuan dan pemahaman terkait rencana aksi daerah tentang pengarusutamaan gender serta memiliki pengetahuan tentang PPRG sekaligus memahami peran masing-masing OPD sebagai penggerak pengarusutamaan gender dan sebagai tim pokja,” ujarnya.

Adapun tujuan pelaksanaan rapat evaluasi tersebut lanjut Nasli, guna untuk menguatkan komitmen dan peran strategis masing-masing OPD dalam percepatan pelaksanaan PUG daerah.

“Oleh karena itu dimintakan kepada seluruh peserta agar mengikuti rapat ini dengan seksama karena berkaitan dengan tugas kita dalam tim pokja  masing-masing OPD,” ucap Nasli.

Nasli berpesan 4 hal yang harus dilakukan terkait rencana aksi daerah tentang pengarusutamaan gender, yakni meningkatkan komitmen masing-masing OPD dalam pelaksanaan perannya untuk percepatan PUG daerah; Peta dan hasil evaluasi peran strategis masing-masing OPD dalam percepatan PUG melalui PPRG; Tersusunnya rencana aksi strategis masing-masing OPD; Evaluasi guna meningkatkan pemahaman tentang PUG dan masing-masing OPD.

“Disamping itu juga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam perencanaan dan penganggaran responsif gender lewat sejumlah metode, agar menjadi salah satu solusi dalam meminimalisir kesenjangan gender di dalam masyarakat sehingga dapat mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender di berbagai sektor pembangunan di Kota Kotamobagu,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah OPD terkai, para camat, lurah dan sangadi (kepala desa, red) se Kota Kotamobagu.

Red_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *