Hadiri Pengukuhan Pengurus UPZ, Asripan Nani Ingatkan 2,5 persen Pendapatan ASN Wajib Setor

Pj. Walikota Kotamobagu Asripan Nani saat mengukuhkan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
banner 120x600

TELEGRAFNEWS – Penjabat Wali Kota Kotamobagu, Asripan Nani., menghadiri sekaligus mengukuhkaan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dilingkup Pemerintahan Kota Kotamobagu, yang digelar di Aula Rumah Dinas Walikota, Rabu (20/3/2024).

Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Kotamobagu Asripan Nani menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus UPZ yang baru saja dikukuhkan.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya menyampaikan selamat atas dikukuhkannya UPZ di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu. Dapat kita ketahui, bahwa tugas ini adalah tugas kedinasan yang mulia serta dilandasi dengan keikhlasan,” ucap Asripan Nani.

Meski dilaksanakan dengan sederhana, nakmun menurut Asripan Nani., memiliki makna substasial.

“Sebelumnya saya juga sudah menyampaikan ke Baznas supaya semua instansi vertikal, BUMN, BUMD yang ada di Kotamobagu sebaiknya harus ada UPZ masing-masing. Ini bertujuan guna untuk mengkonsolidasi budget umat yang mungkin belum terkoordinasi dengan baik,” ujar Asripan Nani.

Melalui kesempatan ini, Asripan Nani.,  mengajak kepada seluruh ASN dilingkungan Pemkot Kotamobagu, agar menumbuhkembangkan kesadaran dalam membayar zakat.

“Alasan dibentuknya UPS dilingkup Pemkot Kotamobagu, sebab setiap pendapat dari kita ada kewajiban zakat yang harus dikeluarkan yaitu sebersar 2,5 persen dan  itu bisa langsung disetor ke UPZ,” terang ASripan Nani.

Melalui kesempatan ini pula, Asripan Nani., mengingatkan agar semua ASN dilingkup Pemkot Kotamobagu agar menyetor setiap pendapatannya mulai bulan April 2024.

“Mulai bulan April semua hak yang diterima pegawai musti dikenakan 2,5 persen, termasuk saya. Kita akan mulai Teladan Zakat. Baru-baru ini Presiden Joko Widodo telah memulai bayar zakat profesi, sehingga kita harus mencontoh beliau yang pertama membayar zakat profesi. Artinya kalau pimpinan negara saja membayar, berarti semua stakeholder juga mengikuti. Kalau zakat fitrah boleh kita salurkan di desa maupun kelurahan masing-masing, tapi zakat profesi mari kita salurkan melalui Baznas mengikuti arahan dari pusat,” pungkasnya.

Kegiatan, turut dihadiri Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi SIK, Plt Ketua Baznas Kotamobagu Kamal Babay, para Asisten serta pimpinan OPD lingkup Pemkot Kotamobagu. 8

Dee.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jang Cari Gampang Bosku.