Asripan : Data yang Dikeluarkan BPS Jadi Acuan Pemerintah Pusat dan Daerah

Photo. Kegiatan Entry Meeting dan Sosialisasi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kota Kotamobagu Tahun 2024.
banner 120x600

TELEGRAFNEWS – Pj. Wali Kota Kotamobagu, Asripan Nani., membuka kegiatan Entry Meeting dan Sosialisasi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kota Kotamobagu Tahun 2024.

Kegiatan yang digelar di Hotel Sutanraja Kotamobagu tersebut, dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik Kotamobagu, Syamsudin, S.P., M.Si., para pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu serta para peserta Entry Meeting Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kota Kotamobagu Tahun 2024. Rabu, (8/5/2024).

Pj. Walikota Kotamobagu Asrian Nani, saat membuka Entry Meeting dan Sosialisasi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kota Kotamobagu Tahun 2024.

“Saya memberi apresiasi yang setinggi – tingginya kepada kepada Kepala BPS Kota Kotamobagu dan seluruh jajaran yang telah menggelar acara yang saya anggap sangat strategis ini, terkait dengan mewujudkan Satu Data Kotamobagu menuju Satu Data Indonesia,” ucap Walikota Kotamobagu Asripan Nani., saat membuka kegiatan tersebut.

Dikatakan Asripan Nani., saat ini pemerintan hanya berpegang pada satu data resmi yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik atau BPS.

“Data ini menjadi sangat penting bagi kita semua khususnya dalam hal merumuskan dan menetapkan pengambilan kebijakan. dalam menetapkan sebuah kebijakan, tidak boleh hanya berdasarkan feeling, atas perasaan, tetapi harus selalu berpijak pada data itu sendiri. Lembaga yang resmi, Lembaga yang diakui dalam mengeluarkan Data adalah Badan Pusat Statistik. sehingga baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah selalu mengacu pada data yang dikeluarkan oleh BPS,” ujar Asripan.

Asripan menjelaskan, data BPS akan menjadi acuan untuk pelaksanaan evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral (EPSS), sebagai dasar penyelenggaraan Statistik Sektoral direpresentasikan dalam bentuk Indeks Pembangunan Statistik (IPS).

“Pada tahun 2023, Badan Pusat Statistik Kota Kotamobagu bersama Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu telah melakukan evaluasi pelaksanaan kebijakan penguatan penyelenggaraan data statistik sektoral dalam bentuk penilaian badan dan internal. Penilaian tersebut merupakan evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral (EPSS) yang telah terlebih dahulu dilakukan pembinaannya. Nilai tingkat kematangan atas penyelenggaraan Statistik Sektoral direpresentasikan dalam bentuk Indeks Pembangunan Statistik (IPS) yang menunjukkan kemampuan Pemerintahan Daerah dalam penyelenggaraan Statistik Sektoral,” jelas Asripan.

Hasil penilain dari badan internal nanti lanjut Walikota, akan menggambarkan tingkat maksimal dari penyelenggaraan kegiatan Statistik Sektoral,

“Nilai Indeks ini akan menggambarkan kapabilitas proses yang mencakup kebijakan, proses Tata Kelola, dan proses manajemen Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan kematangan kegiatan Statistik Sektoral yang dijalankan oleh pemerintah daerah. Penilaian ini terdiri dari tingkat rintisan, terkelola, terdefinisi, terpadu dan terukur dan tingkat optimum. Tingkat optimum menggambarkan tingkat maksimal dari penyelenggaraan kegiatan Statistik Sektoral,” pungkas Walikota. *

Dee

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *