Pemkab Bolmong Fasilitasi Mediasi terkait Lahan Milik Korem 131 Santiago

Photo. Pemkab Bolmong saat mengelar rakor Forkopimda bersama warga masyarakat Desa Dulangon.
banner 120x600

Mengulik permasalahan yang telah berlarut-larut, antara masyarakat Desa Dulangon dengan pihak Korem, dimana masyarakat Desa Dolangon, beberapa tahun melakukan aktivitas berkebun dan bertani atau menggarap lahan yang merupakan hak milik Korem 131 Santiago.

Menyikapi permasalahan tersebut, Pemkab Bolmong melalui Pj. Bupati Bolmong, Jusnan C. Mokoginta, berinisiatif menggelar mediasi antara kedua pihak.

Photo. Pemkab Bolmong saat mengelar rakor Forkopimda bersama warga masyarakat Desa Dulangon.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bolmong, Jusnan Mokoginta memgungkapkan bahwa sebelumnya telah dilakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif dengan masyarakat Desa Dulangon.

“Melalui kesempatan ini, kami mengundang kepada warga masyarakat Desa Dalangon, untuk duduk bersama dengan Pemerintah dan Korem 131 Santiago, terkait status tanah HGU yang telah menjadi hak milik Korem 131 Santiago yang ada di Desa Dulangon, sekaligus menyampaikan program pemerintah pusat maupun Markas Besar TNI Angkatan Darat,” ungkap Jusnan Mokoginta.

Sebelumnya disampaikan Pj. Bupati, pihak pemerintah dan Kodim 1303 telah melakukan pendekatan persuasif dengan masyarakat yang menggarap lahan tersebut.

“Sebelumnya, kami telah melakukan pendekatan persuasif sekaligus mensosialisasikan program pemerintah dan Mabes TNI AD bersama Pak Dandim 1303 BM, Dimana kami juga mendengarkan langsung apa yang menjadi keluham masyarakat. Dan kita hadir disini tidak ada lagi permasalahan atau pun bersengketa, karena pertemuan ini selain dihadiri masyarakat dan Korem 131 Santiago, juga dihadiri oleh seluruh Forkopimda, karena kita sudah ketahui bersama bahwa tanah tersebut adalah tanah hak milik Korem 131 Santiago yang dihibahkan oleh Pemkab Bolmong dimasa kepemerintahan Alm. Salihi Mokodongan pada tahun 2014, dan diperkuat dengan diterbitkannya Sertifikat Kepemilikan Tanah (SKT),” ujar Jusnan C. Mokoginta.

Sementara itu, Danrem Korem 131 Santiago, Brigjen Martin Susilo Martopo Turnip, menyampaikan maksud kedatangannya yang juga sekaligus menyampaikan program dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) terkait ketahanan pangan.

“Kami hadir disini diundang langsung Pemkab Bolmong untuk menyelesaikan apa yang menjadi permasalahan terkait lahan tersebut. Selain itu kami selaku Komandan Korem 131 Santiago yang membawahi 5 Kodim di wilayah Sulut, juga mendapat perintah dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), terkait program ketahanan pangan yang ada di Sulut,” ucap Danrem.

Maka terkait program ketahanan pangan, bersinggungan dengan lahan Korem 131 Santiago yang digarap oleh warga masyarakat Desa Dulangon, Danrem berinisiatif untuk membentuk kelompok tani sekligus mengambil langkah bijak ganti rugi tanaman warga penggarap.

“Terkait perintah Kasad, Kami berinisiatif menggandeng masyarakat untuk sama-sama mengelolah lahan tersebut dengan membentuk kelompok tani (Poktan). Dimana poktan ini akan mendapat upah serta pembagian hasil panen. Selain itu, bagi warga yang terlanjut melakukan aktivitas berkebun ataupun bertani, kami siap menganti kerugian atas tanamannya,” tandas Korem.

Diketahui, usai peremuan tersebut telah dilakukan penandatangan kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Pemkab Bolmong, Korem 131 Santiago dan perwakilan warga masyarakat Desa Dolangon.

Dee.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *