Dunia Dalam Genggaman, Sebut Bupati Bolmong Limi Mokodompit Saat Buka Bimtek IGI Tahun 2023

Bupati Bolmong Ir. Limi Mokodompit, saat sambutan di pembukaan Bintek IGI Kab. Bolmong Tahun 2023 di Hotel Sutan Raja Kota Kotamobau
banner 120x600

TELEGRAFNEWS – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Ir. Limi Mokodompit, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi dan Numerasi Program Organisasi Penggerak Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Bolmong, Tingkat SMP Tahun 2023, Senin (13/3/2023).

Bimtek yang digelar di Aula pertemuan Pinonanoban, Hotel Sutan Raja Kotamobagu tersebut, dihadiri pengurus IGI Provinsi Sulawesi Utara, Ketua pengurus daerah IGI Kabupaten Bolmong bersama jajaran, dan jajaran Pejabat Tinggi Pratama di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bolmong.

Diketahui bimtek tersebut bertemakan, In Service penguatan guru dan kepala sekolah daerah, sasaran program organisasi penggerak IGI Kabupaten Bolaang Mongondow Tahun 2023.

Dalam kesempatan ini Bupati Bolmong Limi Mokodompit, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus IGI Kabupaten Bolmong.

“Terima kasih serta apresiasi, saya sampaikan kepada semua jajaran pengurus IGI Kabupaten Bolmong, yang telah melaksanakan Bimtek ini, dimana bimtek ini juga sebagai bentuk komitmen kita bersama dalam mendukung program dan kebijakan Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi, tentang implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia,” ucap Limi Mokodompit.

Dihadapan 121 peserta bimtek, Limi Mokodompit juga menyampaikan terkait kebutuhan penguatan literasi dan numerasi.

“Siswa Indonesia saat ini, membutuhkan penguatan literasi dan numerasi, dimana fakta ini berangkat dari beragam survei ditingkat nasional maupun internasional, yang secara konsisten dari tahun ke tahun, menunjukan keduanya belum mengalami peningkatan signifikan, bahkan agak cenderung menurun,” ujar Limi Mokodompit.

Selanjutnya Bupati Bolmong menyampaikan, terkait minimnya sarana dan prasarana yang mendukung kedua program tersebut.

“Berdasarkan survei Kemendikbud, sebanyak 67,11% guru mengalami kendala dalam mengoperasikan perangkat digital, sementara 88,7% siswa kekurangan fasilitas pendukung berupa, Laptop, Listrik, jaringan Internet, dan Gawai. Sehingga mengakibatkan menurunnya kemampuan belajar atau Learning loss,” ungkap Bupati Bolmong.

Dalam kesempatan ini pula Limi Mokodompit mengatakan, berdasarkan peraturan pemerintah nomor 57 tahun 2021 tentang standar pendidikan, yang meletakan penanaman karakter yang sesuai dengan nilai nilai Pancasila, serta kompetensi literasi dan numerasi peserta didik, maka dirinya mengharapkan agar para guru dapat menerapkan 3 hal.

Pertama: Guru – guru diharapkan meng –Upgrade pengetahuan dan kemanpuan sesuai perkembangan zaman,

Kedua: Memiliki kesamaan persepsi dan pemahaman dalam menjalankan tugas sebagai guru dalam proses belajar mengajar, dengan mengembangkan kerangka kurikulum yang lebih fleksibel serta fokus pada materi esensial, dan mengembangkan karakter peserta didik sesuai profile pelajar Pancasila,

Ketiga: Membentuk tim pendamping literasi daerah atau TPLD sebagai wadah kolaborasi para pemangku kepentingan daerah.

Terakhir Bupati Limi Mokodompit berpesan, agar para guru harus menyesuaikan dengan perkembangan dunia teknologi dengan terus mengakses setiap informasi.

“Para siswa hari ini lebih cerdas dari gurunya terkait teknologi dan informasi. Oleh sebab itu, guru dituntut untuk lebih rajin mengakses dan megikuti perkembangan dunia teknologi dan informasi tersebut, sebab saat ini dunia sudah ada dalam genggaman,” tandas Bupati Bolmong mengakhiri sambutannya.

Dee

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jang Cari Gampang Bosku.