TELEGRAFNEWS — Sebuah video yang beredar di platform Facebook memperlihatkan seekor harimau tampak terbawa arus banjir di Sibolga, Sumatera, disertai narasi yang menyalahkan kerusakan hutan akibat aktivitas manusia.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan fakta, klaim tersebut ternyata tidak benar dan tergolong sebagai konten palsu hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Unggahan video yang dibagikan akun Facebook “Sri Utami” pada 2 Desember 2025 tersebut menyatakan seekor harimau terlihat terbawa oleh arus banjir besar.
Narasi tersebut menyiratkan bahwa fenomena itu adalah akibat kerusakan hutan yang diperparah oleh aktivitas industri yang merusak lingkungan. Hingga 8 Desember 2025, unggahan ini telah mendapatkan puluhan interaksi dari netizen.
turnbackhoax.id
Tim pemeriksa fakta dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) melalui portal TurnBackHoax.id melakukan analisis terhadap video tersebut menggunakan alat deteksi AI, yang menunjukkan bahwa video itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan dengan probabilitas mencapai 99,9 persen.
Selain itu, pencarian lanjutan dengan memasukkan kata kunci terkait tidak menemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan bahwa seekor harimau benar-benar terbawa arus banjir di Sibolga.
Berdasarkan temuan ini, klaim tentang harimau yang terbawa banjir di Sibolga merupakan konten palsu (fabricated content) dan tidak mencerminkan kejadian nyata di lapangan. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan konten yang belum melalui verifikasi fakta karena rekayasa seperti ini kini dapat dibuat secara realistis menggunakan teknologi AI.
(enda)













