Soeharto Pahlawan Nasional, Edwin Nelwan Sampaikan Rasa Hormat ke Presiden Prabowo Subianto

TELEGRAFNEWS–Keputusan Presiden Prabowo Subianto menetapkan Presiden kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional, disambut penuh apresiasi Ketua DPD II Golkar Minahasa Utara, Edwin Nelwan.

Menurut anggota DPRD Minut 3 periode ini, langkah Presiden Prabowo merupakan bentuk penghormatan yang layak bagi sosok pemimpin yang telah memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan bangsa Indonesia.

“Soeharto bukan sekadar mantan presiden, tetapi tokoh yang meletakkan fondasi kuat bagi pembangunan nasional selama 32 memimpin bangsa ini. Penetapan beliau sebagai Pahlawan Nasional adalah keputusan bersejarah yang patut kita syukuri,” ujar Edwin Nelwan yang juga wakil Ketua DPRD Minut   Rabu (12/11) 2025.

Edwin menilai, di bawah kepemimpinan Soeharto, Indonesia mengalami berbagai kemajuan signifikan, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun stabilitas nasional. Program pembangunan lima tahun (Repelita) yang digagas pada era Orde Baru, lanjutnya, berhasil mengangkat kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan secara drastis.

“Bayangkan, dari negara agraris yang terpuruk pasca kemerdekaan, Indonesia mampu mencapai swasembada pangan di tahun 1984. Itu bukan prestasi kecil, melainkan hasil kerja keras dan visi besar seorang pemimpin yang berpikir jauh ke depan,” kata Edwin, sembari menyampaikan dukungan ini juga diapresiasi seluruh pengurus DPD II Golkar Minut.

Selain sektor ekonomi, Edwin juga menyoroti keberhasilan Soeharto dalam menjaga stabilitas keamanan dan politik nasional selama tiga dekade kepemimpinannya. Dengan kebijakan pembangunan berimbang antara pusat dan daerah, Soeharto berhasil menciptakan situasi yang kondusif bagi tumbuhnya investasi dan kemajuan infrastruktur.

“Jalan, jembatan, waduk, hingga sekolah dibangun di seluruh pelosok negeri. Itu semua menjadi bukti nyata dedikasi beliau terhadap pemerataan pembangunan,” tambahnya.

Edwin pun menyampaikan rasa hormatnya kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya memiliki keberanian dan ketegasan dalam mengakui jasa para tokoh bangsa tanpa memandang perbedaan pandangan politik.

“Presiden Prabowo telah menunjukkan sikap kenegarawanan. Pengakuan terhadap jasa Soeharto bukan berarti menutup sejarah, tapi menempatkan sejarah pada tempat yang adil. Ini langkah yang menunjukkan bahwa bangsa besar adalah bangsa yang menghargai para pendirinya,” tegas Edwin Nelwan, lagi.

Ia berharap, dengan penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, generasi muda dapat belajar tentang semangat kerja keras, kedisiplinan, dan nasionalisme yang tinggi.

“Semoga semangat pengabdian Pak Harto menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaulat,” pungkasnya.

Soeharto dikenal sebagai salah satu tokoh militer penting pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sebagai perwira muda, ia terlibat langsung dalam pertempuran melawan penjajah Belanda, termasuk saat memimpin Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta. Aksi militer ini menjadi simbol kebangkitan semangat nasional dan menunjukkan kepada dunia bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih memiliki kekuatan untuk mempertahankan kemerdekaan. Kiprahnya di masa revolusi menempatkannya sebagai salah satu tokoh yang berperan besar dalam mempertahankan kedaulatan negara di masa awal Republik.

Atas kontribusi panjangnya dalam perjuangan dan pembangunan bangsa, Soeharto akhirnya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh pemerintah Indonesia. (man/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *