SARA RE SELO ( WAJAH PEREMPUAN SASUR)

banner 120x600

TELEGRAFNEWS–Sara Re Selo ( Tarian adat dari suku Wayoli) yang masih tetap dilestarikan sampai saat ini, Tarian sakral Suku Wayoli ini di tampilkan ketika ada ritual adat seperti pemasangan bumbungan rumah adat Sasadu, bahkan saat ini tarian Sara Re Selo biasa digunakan untuk menjemput tamu yang datang berkunjung di desa Sasur Kecamatan Sahu Kabupaten Halmahera Barat dimana Sebagian besar adalah keturunan suku Wayoli.

Kali ini saya tidak akan berbicara tentang Sejarah Sara Re Selo ataupun maknanya karena yang ingin saya ceritakan adalah Sara Re Selo dan Perempuan Sasur.

Perempuan Sasur dan Sara Re Selo adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan kecantikan dan keanggunan Perempuan Sasur ada di Sara Re Selo, gerakan demi gerakan yang di tampilkan mengisayaratkan arti kelemah lembutan, kesopanan, dan keanggunan Perempuan cantik Sasur. Di zaman yang sudah sangat maju dan modern ini tidak membuat perempuan Sasur lupa akan Sejarah leluhur dan terus mempertahankan warisan budayanya. Anggun, sopan dan berkharisma mungkin adalah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan Perempuan Sasur saat ini, pakaian Kebaya yang menjadi ciri khas mereka menambah keistimewaan Perempuan Sasur dan kecantikan yang unik apalagi saat memperagakan tarian Sara Re Selo, Laksana sebuah lagu yang mempesona Setiap gerak bergidik dengan lembut menyebarkan kehangatan yang tak terlupakan.

Mereka adalah Perempuan hebat dengan segala kesederhanaanya, kecantikanya takkan pudar oleh waktu tetap bersinar meski di usia senja Perempuan sejati dengan pribadi yang mulia menjadi pesona yang takan terlupakan karena kecantikan Perempuan Sasur terpancar dari hati.

Penulis : Sekebun Aksi 5 Halmahera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *