Sadis! Terjadi di Boltim Sulut, Gegara Perhiasan Tante Tega Gorok Leher Ponakan Hingga Putus

Ilustrasi by Pixabay
banner 120x600

TELEGRAFNEWS – Sungguh diluar dugaan, An (nama samaran) perempuan muda pelaku pembunuhan anak dibawah umur, warga Desa Baret, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, yang dengan tega menghabisi nyawa anak gadis berusia 8 tahun yang merupakan kerabat dekat atau ponakannya juga, dengan cara menggorok leher bocah tersebut hingga putus. Kamis, (18/1/2024).

Berawal dari hasrat An., untuk menguasai perhiasan emas yang melekat di tubuh bocah naas tersebut, An pun kehilangan akal sehatnya. Dirinya  dengan pikiran iblisnya, An tega menghabisi nyawa gadis belia yang tak berdosa tersebut dengan cara menggorok lehernya  hingga bagian kepala terpisah dari tubuhnya.

Menurut penuturan salah satu warga setempat yang juga berada di lokasi penemuan jasad tubuh korban bersama warga lainnya, menuturkan, peristiwa sadis ini diperkirakan terjadi  pada Kamis (18/01/2024), dimana sekitar pukul 15.00, korban yang biasanya sudah pulang ke rumah untuk persiapan pengajian, nakmun hingga menjelang waktu magrib, korban belum jua kunjung pulang ke rumah.

Karena korban tak kunjung pulang, keluarga korban pun bergegas melakukan pencarian dibantu warga setempat. Dan akhirnya korban pun ditemukan tak jauh dari pemukiman warga Desa Tutuyan III. Nakmun tragis, korban ditemukan warga sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan kondisi tubuh yang mengenaskan.

Mengetahui keadaan tersebut, warga pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian setempat.

Pihak kepolisian Polres Boltim pun langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban guna kebutuhan pemeriksaan.

Selanjutnya pelaku pembunuhan oleh pihak kepolisian, tak butuh waktu lama, dengan mengumpulkan data dan keterangan beberapa saksi, pelaku pembunuhan pun berhasil  diringkus dan langsung diamankan di Polres Boltim guna kebutuhan penyelidikan.

Terkait peritiwa tersebut, Kapolres Boltim, AKBP .Sugeng Setya Budi., mengatakan bahwa kasus tersebut akan menjadi atensi, dan saat ini dalam proses penyelidikan

“Sekarang masih terus kami selidiki, kami belum bisa memberikan keterangan yang lebih lanjut. Korban rencananya akan dibawa ke Menado untuk tindakan autopsi lebih lanjut ” ujar Sugeng.

Dee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *