Polres Boltim Ungkap Modus Pembunuhan Sadis Bocah 9 Tahun di Tutuyan

Polres Bolaang Mongondow Timur, saat menggelar konferensi pers.
banner 120x600

TELEGRAFNEWS – Kepolisian Resort (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulut, menggelar konferensi pers kasus pembunuhan sadis yang di duga dialkukan perempuan berinisial An., warga Desa Tutuyan III, Kecamatan Tutuyan, terhadap bocah perempuan berusia 9 tahun. Kamis, (18/1/2024).

Pihak Polres Boltim dihadapan awak media, membeberkan secara resmi modus operandi yang dilancarkan An,.terhadap bocah perempuan yang merupakan kerabatnya sendiri, hinga mengakibatkan nyawa bocah tersebut melayang seketika.

Menurut keterangan pihak Polres Boltim, kasus pembunuhan sadis ini telah di rencanakan sebelum pelaku melancarkan aksinya bejatnya.

Kapolres AKBP. Sugeng Setya Budi SIK., membeberkan kronologi dan motif pembunuhan berencana yang dilakoni An,. terhadap targetnya.

 

“Pada hari Kamis, tanggal 18 Januari 2024, sekira pukul 10.30 WITA, pelaku  melihat korban beserta Ibunya masuk ke rumah Neneknya. Saat itu pelaku langsung berniat untuk membunuh korban agar dapat merampas perhiasan milik korban”.
Selanjutnya, melihat situasi memungkinkan untuk melancarkan aksinya, An pun menemui korban di rumah neneknya.

 

 

“Sesampainya disana, pelaku langsung memanggil korban dan mengajak korban pergi ke rumah pelaku. Dirumah pelaku, korban disuruh menunggu karna pelaku akan menitipkan anak pelaku ke rumah Nira Mamonto,. yang merupakan tante pelaku . Selanjutnya, pelaku kembali ke rumah dan mengajak korban untuk pergi mengambil sayur”.

 

Saat pergi mengambil sayur inilah, An,. mulai melancarkan aksinya.

“Sekira pukul 11.00 WITA, pelaku sambil membawa pisau, berjalan kaki bersama korban, keduanya menelusuri Lorong Baret tepat di kompleks pasar Desa Tutuyan Tiga”.

“Ditengah perjalanan, korban merasa lelah dan meminta pelaku untuk menggendongnya”.

Sambil menggendong korban, An pun memastikan situasi lokasi pada saat itu aman, yang kemudian menjadi tempat kejadian perkara (TKP).
‘Terlebih dahulu korban yang dalam posisi digendong, oleh An di dorong ke tanah hingga tertelungkup. dalam keadaan tertelungkup inilah, An mulai menjalankan misinya, dengaan menindih tubuh korban dengan cara duduk diatas tubuh korban hingga tak berkutik. Dalam keadaan tak berkutik inilah, An,. sambil membungkam mulut korban dan dengan sebuah pisau di tangannya, tanpa pikir panjang, An langsung menggorok leher korban dimulai dari bagian kiri hingga ke leher bagian kanan sampai putus”.
“Tak sampai disitu, aksi bejat An pun masih berlanjut, dalam posisi kepala terpisah dari tubuh korban, An pun kemudian melancarkan misinya yakni mengambil semua perhiasan yang melekat di tubuh korban. Dan selanjutnya tubuh dan kepala korban di dorong An ke Selokan”.

Atas perbuatan tersebut, Kapolres menegaskan An alias Aning diancam dengan Pasal 340 KUHP Subsider 365 ayat (3) ayat (4) KUHP Subsider pasal 338 KUHP yakni pidana ancaman hukuman mati dan paling ringan 12 tahun penjara, ” pungkas Kapolres Boltim dengan menunjukan  alat bukti yang yang digunakan An dalam melancarkan aksinya. ***

Dee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *