Komitmen Joune Ganda dan Kevin Lotulung di Sektor Kesehatan, UHC Minut Capai 99 Persen Lebih

TELEGRAFNEWS– Bupati Joune Ganda bersama Wakil Bupati Kevin Lotulung, terus memperkuat implementasi program Universal Health Coverage (UHC) sebagai bagian dari komitmen pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sekda Minut saat memimpin rapat bersama

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Forum Komunikasi terkait implementasi strategis pencapaian UHC yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah, Rabu (1/4) 2026.

Mewakli bupati dan wabup, Sekretaris Daerah (Sekda) Minut. Novly Wowiling, menyampaikan bahwa capaian UHC di Minut hingga saat ini masih tergolong terbaik di Sulawesi Utara. Bahkan, capaian tersebut telah mendapat pengakuan melalui penilaian UHC terbaik tahun 2025 yang diterima pada Februari 2026.

“Capaian UHC Minut sudah di angka 99 persen lebih. Ini merupakan wujud komitmen pimpinan daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Wowiling.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah catatan dalam evaluasi, khususnya terkait peningkatan kuantitas dan kualitas layanan di rumah sakit. Namun dari sisi anggaran, Pemkab Minut dipastikan tidak mengalami kendala.

“BPJS juga telah menyampaikan bahwa dari sisi angka tidak ada masalah. Bahkan hingga triwulan pertama 2026, iuran BPJS oleh Pemkab Minut sudah lunas dibayarkan,” jelasnya.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Manado turut memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Bupati Joune Ganda bersama seluruh jajaran Pemkab serta DPRD Minut, khususnya Komisi III.

“Komitmen bersama ini telah berhasil mengimplementasikan cakupan UHC secara optimal. Ke depan, fokus kita adalah memastikan peningkatan kualitas layanan kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Minut, Denny Kamlon Lolong, menekankan pentingnya peningkatan sistem pelayanan di rumah sakit, termasuk optimalisasi pelayanan BPJS bagi masyarakat.

“Kita harus terus mendukung program pemerintah, khususnya di bawah kepemimpinan JG-KWL, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wowiling yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUD Maria Walanda Maramis menambahkan bahwa implementasi digitalisasi layanan di rumah sakit tersebut sudah berjalan cukup baik. Namun, ia mengingatkan agar inovasi terus ditingkatkan, terutama dalam hal sistem informasi pelayanan.

“RSUD Maria Walanda Maramis menjadi prioritas perbaikan. Saat ini, sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang digunakan bahkan masuk dua terbaik di Sulawesi Utara berdasarkan penilaian PERSI,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 akan ada penambahan fasilitas kesehatan di RSUD Maria Walanda Maramis yang didukung oleh pihak swasta, tanpa membebani APBD.

Meski layanan kesehatan terus ditingkatkan, Wowiling tetap mengimbau masyarakat untuk mengedepankan pola hidup sehat guna mencegah penyakit.

“Pelayanan sudah semakin baik, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita menghindari sakit, salah satunya dengan menerapkan pola hidup sehat,” tutupnya.

Rapat forum komunikasi ini turut dihadiri Ketua PERSI Wilayah Sulawesi Utara Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, Direktur RS Sentra Medika Dr. Ivan Wijaya, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Manado Betsy Roeroe, Kepala Dinas Kesehatan Allan Mingkid, Kepala Dinas Sosial Arnoldus Wolajan, serta Direktur RSUD Maria Walanda Maramis Alain Beyah.

Sebelumnya, rapat internal juga telah digelar dan dipimpin langsung oleh Sekda selaku Ketua Forum, dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait seperti Badan Keuangan, BKPSDM, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas PMD.(man/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sbobet

situs judi bola

link judi bola

link pkv

SBET11