Gubernur Olly Dondokambey Rombak Kabinet, Posisi 11 Pejabat Tinggi Pratama Bergeser

Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat mengambil sumpah 11 pejabat tinggi pratama.(ist)
banner 120x600

TELEGRAFNEWS—Sebanyak 11 posisi jabatan tinggi pratama Pemprov Sulut, diambil sumpah dan jabatannya dalam pelantikan yang dipimpin langsung Gubernur Olly Dondokambey, Rabu (26/7/2023) di kantor gubernur.

Adapun pejabat yang dirolling dan menempati posisi jabatnnya, masing-masing Asripan Nani sebagai  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretatariat Pemprov Sulut, Kartika Tanos, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Wanda Musu sebagai Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindunhan Anak, Femmy Suluh dipercayakan Kadis Pendidikan Sulut,  Clay Dondokambey menjabat Kaban Keuangan dan Aset Daerah, Jemmy Lampus Kadis Ketahanan Pangan, Jemmy Gagola sebagai Kaban Pengelola Perbatasan, Sirajudin Lasena dpercayakan Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah, Jemmy Kumendong menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Joy Oroh Kepala Bappelitbangda dan Weldi Pol sebagai, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Gubernur Olly Dondokambey, dalam arahannya mengajak jajarannya bisa melaksanakan tugas-tugas secara maksimal demi memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

“Slamat bekerja bagi para pejabat eselon 2 dan eselon 3  yang baru dilantik semoga tanggung jawab di emban Bapak dan Ibu bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas tanggung jawab yang diberikan,” katanya.

Lanjut gubernur, , di tengah-tengah perubahan dinamika global dan tantangan yang semakin Kompleks kita semua dituntut lebih giat, lebih rajin dan tentunya semakin mendapatkan tantangan, kita sebagai pejabat ASN dapat jalankan tugas tanggung jawabnya.

Sebagai pejabat harus melayani masyarakat sesuai dengan tugas tanggung jawab diberikan, jangan kita mendapatkan jabatan lantas tugas sebenarnya dalam rangka melayani masyarakat kita abaikan.

“Rolling itu biasa dalam rangka meningkatkan kinerja dan langkah mempersiapkan generasi-generasi muda. Untuk ke depan bagi ASN di pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan itu perlu terus kita lakukan tempat proses sehingga semua tentunya berdasarkan reward yang ada di Badan Kepegawaian Daerah. Mari kita berpacu terus dalam rangka meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di ASN kita sendiri maupun meningkatkan sumber daya manusia,” tegasnya.(man/*)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *