Eyang, “Singa Podium” Pilihan Lintas Partai yang Dicintai dan Dirindukan Rakyat Boltim

Kampanye Sehan Lanjar di beberapa titik di Boltim.
banner 120x600

TELEGRAFNEWS – Sosok Kharismatik, Mantan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dua periode, Sehan Salim Landjar. SH., masih menjadi sosok figur publik yang hingga saat ini tetap melekat dihati bahkan masih dicintai dan dirindukan rakyat Boltim.

Dikenal dengan sebutan “Sang Inspirator” dan di juluki “Singa Podium”, Eyang, sebutan akrab bupati yang kerap kali tampil memukau dalam setiap panggung politik, karena kepiawayannya memainkan emosi massa lewat improvisasi dan intonasi kata-kata dan suara, hingga menjadikan Eyang disukai dan disegani lawan politiknya saat berorasi di atas panggung.

Selain kehebatannya menguasai podium, semasa dirinya menjabat sebagai bupati Boltim, Eyang juga kerap kali tampil di panggung nasional, terutatama terkait Pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P.BMR).

Eyang di kalangan elit politik cukup dikenal paling getol menyuarakan Provinsi Bolmong Raya. Satu-satunya bupati yang mau merogoh kocek ratusan juta dari kantong pribadinya demi terwujudnya Provinsi Bolaang Mongondow Raya.

Tak hanya itu, Eyang dengan gagah berani bersama Benny Randhani di dampingi Alm. Candra Modeong dan pengurus Presidiun Pemekaran PBMR lainnya kala itu,  melakukan gerakan demo kumpul massa dan berorasi menutut pemerintah pusat untuk segera memekarkan Provinsi Bolmong Raya, dihalaman Gedung Nusantara, Jakarta.

Selain itu di masa pemeritahannya, Eyang mampu merubah wajah Boltim dari wajah desa menjadi wajah kota. berkat kebijaksanaanya dengan melibatkan satuan kerja yang profesional, pemerintahannya meraup berbagai prestasi dan penghargaan terhadap pembangunan baik infrastruktur, pemerintahan, maupun IPM, hingga mampu mempertahankan Opini WTP 10 kali berturut-turut, dengan melibatkan sosok Jenius Sang “Kalkulator”, yang menjadi Kepala Badan Keuangan Daerah, Oskar Manoppo.

Eyang bukanlah kaleng-kaleng. dirinya bahkan tak tangung -tanggung melayangkan kritikan tajam terhadap kabinet pemerintahan presiden Jokowi, lewat kinerja menterinya yang dinilai Eyang tak becus menangani bencana non alam dampak virus covd-19 lalu.

Mengulik sekelumit prestasi Eyang memang tak akan habisnya.

Pria kelahiran 17 Desember 1973 di Desa Togid Kecamatan Tutuyan Kabupaten Boltim ini, kembali bertarung di kancah politik pemilu tahun 2024, melalui Partai Amanat Nasional (PAN), Nomor Urut 1, Daerah Pemilihan (dapil) Sulawesi Utara (Sulut), untuk memperebutkan enam kursi DPRRI.

Baru -baru ini di beberapa titik kampanye Eyang di Kabupaten Boltim,  tampak massa berdesak-desakan memenuhi lokasi kampanye hingga mengakibatkan arus lalu lintas macet total.

Salah satu titik kampanye bersama PAN di Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu (7/2/2024), Eyang menyampaikan orasi politiknya dengan mengajak kepada masyarakat untuk tidak salah memilih pemimpin dan wakil rakyat yang arogan dan tak berpihak kepada rakyat.

Hal ini pun disampaikannya di beberapa titik kampanyenya. Dimana dirinya menegaskan agar hati -hati dan bijak memilih pemimpin.

“Bijaksana memilih presiden, dan hati-hati memilih wakil rakyat. pilih yang bijaksana adil dan penyayang serta tidak arogan” tandas Eyang.

Ada yang menarik, pemandangan tak biasanya terjadi saat Eyang hendak menuju titik lokasi kampanye lainnya. Kendaraan yang ditumpangi Eyang berpapasan dengan ribuan arak-arakan massa pendukung dari partai lain.

Dan momen tak terduga pun terjadi. mobil yang ditumpangi Eyang dihadang dan dikerumuni ribuan masa tersebut, sambil berteriak histeris menyampaikan kerinduan mereka. Suasana pun penuh berubah jadi haru biru dan suka cita ditengah keramaian.

Eyang yang berada didalam mobil pun mengeluarkan sebagian anggota tubuhnya demi dapat menyapa lebih akrab dengan ribuan massa yang histeris ingin memeluk dan berpegangan tangan langsung, seolah-olah ingin menyampaikan kerinduan mendalam mereka kepada sosok pemimpin yang terkenal dermawan, penyayang dan bijaksana ini.

Kejadian yang cukup dramatis ini pun viral di jagad maya. Salah satu masyarakat pun bergumam bahwa kharisma Eyang tak lekang dimakan waktu, Eyang masih di hati, Eyang pilihan lintas partai.

Eyang tetap torang sayang, sosok bupati yang blum ada sama deng dia p bae. Biar torang beda partai tapi kita tetap pilih pa eyang. “Eyang tetap kami sayangi, sosok bupati yang tidak ada yang akan sama dengan kebaikannya. Walau beda partai kami akan pilih dia,” ucap salah satu warga usai menontn video viral yang diunggah di berbagai grup WhatsUp.

Diketahui, kampanye PAN Boltim tersebut dilaksanakan di dua tempat berbeda. Titik pertama bertempat di Molobog, Kecamatan Motongkad dan kedua di Kotabunan, Kecamatan Kotabunan. *

Red_P

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *