Whats-App-Image-2023-06-21-at-15-03-33

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru: Bakid Moloben Wajib Didukung, Ini Pemersatu BMR

Photo. Bupati Bolsel Iskandar Kamaru bersama pabitia Mubes dan AMABOM
banner 120x600
PLN-Mobile-Pengaduan

TELEGRAFNEWS – Musyawarah Besar (Mubes), atau Bakid Moloben ke-2 tahun 2023 yang di gelar Ormas Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow (AMABOM), yang mengusung tema, “Peran Pemerintah Daerah Dalam Melestarikan Adat & Budaya Bolaang Mongondow”, terus menuai dukungan dari para pimpinan daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Bupati Bolaang Mongondow Selatan,  Iskandar Kamaru., satu diantara bupati yang ada di BMR, saat mendapat kunjungan silahurahmi dari panitia Mubes dan AMABOM, menyambut ramah dan langsung berdiskusi seputar adat dan budaya BMR, sambil menikmati kopi bersama diruang kerjanya di Kantot Bupati Bolsel, yang beralamat di Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, pekan lalu.

Seperti disampaikan ketua panitia mubes, Haris Djaman kepada media kami, yang menjelaskan sikap responsif yang ditunjukan Bupati Bolsel, terbilang luar biasa.

“Bapak Bupati Bolsel, begitu antusias menyambut kedatangan kami. Kami banyak berbincang – bincang mengenai adat budaya serta cakupan wilayah Bolmong Raya (BMR)”, jelas Haris, Kamis (15/6/2023).

Terkait Mubes yang rencananya akan digelar pada tanggal 26 hingga 27 Juni 2023, oleh ketua Haris, disambut baik Bupati Bolsel dan langsung menyatakan sikap untuk hadir dan memberikan materi di seminar nanti

“Luar biasa respon Bupati Bolsel, langsung menyatakan kesiapan untuk hadir sekaligus memberi materi di seminar nanti. Beliau juga telah turut membantu dan bersedia ikut mensukseskan kegiatan ini”, ujar Haris.

Sementara itu, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru menyampaikan bahwa kegiatan Bakid Moloben ke-2 ini, adalah momentum bagi semua para kepala daerah di BMR untuk bersama – sama menyatukan persepsi terutama menyangkut adat dan budaya BMR.

“Kegiatan ini sangat positif, kareba menjadi wadah sekaligus forum pemersatu bagi para pimpinan di wilayah 4 eks Swa Praja, Terlebih setelah adanya pemekaran. Semoga ini menjadi momentum kebersamaan kita karena pemekaran BMR hanya dipisahkan oleh administrasi, nakmun sejatinya kuta tetap satu dalam hal adat dan budaya sebagai masyarakat adat BMR”, pungkas Kamaru.

Diketahui Mubes ini akan berkumpul seluruh tokoh – tokoh adat se- BMR di 4 (Empat) wilayah eks Swa Praja, guna membahas dan menetapkan peraturan adat di BMR diantaranya adat perkawinan, adat kematian, pakaian adat & tata cara serta mekanisme penganugerahan gelar-gelar adat, sekaligus akan digelar prosesi penobatan Ketua Dewan Adat BMR kepada Boki Kolano Inta Molintak Kon Totabuan, Ny. Hj. Marlina Moha Siahaan.

Nakmun sebelum acara puncak, sehari sebelumnya Bakid Moloben akan menggelar seminar sehari. Dimana materinya nanti, akan dibawakan langsung oleh para Bupati dan Walikota se BMR, serta Kepala Kepolisan Daerah Kapolda Sulawesi Utara.

Pertemuan panitia Mubes bersama Bupati Bolsel turut dihadiri Ketua AMABOM umum Zainul A. Lantong., dan Sekretaris umum AMABOM Mulyadi Mokodompit.

Dee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *