Connect with us

Daerah

Terus Berinovasi Melihat Peluang Usaha, Bumdes Desa Bahu Kini Jadi Agen BRI-LINK

Published

on

TELEGRAFNEWS – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Bahu, Kecamatan Tabukan Utara merupakan salah satu dari sekian bumdes yang masih tetap eksis bahkan terus berinovasi, menyesuaikan dengan peluang usaha yang ada.

Adapun usaha aktif yang saat ini terus berjalan di Bumdes ‘Tampungang Lawo’ Desa Bahu ialah penyediaan alat tulis kantor termasuk jasa fotocopy. Sementara itu ada pula beberapa usaha yang pernah digiatkan sesuai peluang ekonomi, antara lain jual-beli cengkih pada masa panen raya cengkih hingga menerima pesanan untuk pengeringan cengkih melalui proses oven dan juga jual-beli kelapa untuk usaha kopra putih, namun kini tengah diistirahatkan karena harga kopra biasa telah naik dan mengganggu ketersediaan atau suplai bahan baku untuk kopra putih.

Bahkan belum lama ini, Jebrel Makasaehe selaku pelaksana teknis mengungkapkan bahwa kini Bumdes Desa Bahu telah menjalin kerjasama dengan BRI dan secara resmi menjadi mitra kerja sebagai Agen BRI-LINK, dengan kode agen 26259172; sehingga dapat melayani berbagai transaksi keuangan, mulai dari transfer, tarik-setor tunai, pembayaran listrik, telepon, bayar cicilan, beli pulsa dan top up Brizzi.

Baliho Bumdes Desa Bahu Yang Resmi Menjadi Agen BRI Link

“Setelah resmi menjadi agen BRI Link, Kami (bumdes) juga telah melayani para keluarga penerima manfaat bantuan PKH yang ada di desa. Jadi untuk para keluarga penerima bantuan PKH dari desa lain, yang mungkin berada dekat dengan Desa Bahu, bisa langsung datang ke kantor bumdes untuk melakukan tarik tunai,” ungkap Makasaehe ketika ditemui disela-sela kesibukannya melayani pelanggan di kantor Bumdes Desa Bahu. Jumat,(3/9) 2021 kemarin.

Sementara untuk ketersediaan besaran tunai dari Bumdes Desa Bahu apabila ada warga masyarakat yang hendak melakukan tarik tunai, Makasaehe menyebutkan kemampuan bumdes bisa sampai maksimal 10 Juta Rupiah.

“Jadi bilamana ada warga yang hendak melakukan tarik tunai lewat bumdes, Kami tetap melayani namun hanya pada jumlah penarikan maksimal sebesar 10 Juta Rupiah,” jelasnya.

Salah satu keluarga penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) yang telah melakukan transaksi lewat bumdes Desa Bahu mengatakan dirinya merasa terbantu.

“Mau tarik uang sudah dekat, tidak perlu lagi keluar jauh dan mengeluarkan biaya transportasi, jadi kami merasa sangat bersyukur dan terbantu,” ucap penerima yang tidak mau namanya dipublikasikan.

Terpantau, aktivitas Bumdes tetap dalam pengawasan Pemerintah Desa Bahu, dimana Kepala Desa Bahu, Amir M Hapantenda selalu terlihat aktif memantau dan menjalin komunikasi dengan pengelola bumdes. (Dendy Abram)

Advertisement Whats-App-Image-2021-06-18-at-13-12-18
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending