Connect with us

Daerah

Layak Jadi Percontohan, Dinas Pendidikan Mitra Sangat Siap Laksanakan ANBK dan Tidak Ada Ujian Susulan

Published

on

TELEGRAFNEWS-Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) atau yang sebelumnya dikenal dengan Ujian Akhir Nasional (UAN), sebentar lagi akan dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia tidak terkecuali di kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Provensi Sulawesi Utara.

Bagaimana kesiapannya terutama bagi siswa siswi yang akan melaksanakan ujian dimasa pandemi ini yang super ketat dengan PPKMnya.

Dinas Pendidikan Mitra sudah melaksanakan berbagai persiapan sudah sejak awal tahun dibulan Maret 2021 dengan mengantisipasi berbagai kemungkinan jika pandemi ini masih terus berlangsung.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Mitra Ascke Benu, Kamis (9/9) 2021, diruang kerjanya bahwa saat ini instansinya sudah bekerja semaksimal mungkin dalam mempersiapkan ANBK.

“Kami tidak lagi melihat dan mengukur dari pola level yang diterapkan, tapi dengan capaian vaksin untuk anak-anak yang sudah mencapai 80 persen divaksin mulai dari umur 12 – 17 tahun maka sudah bisa dilaksanakan ANBK,” yakin Benu.

Ditambahkan juga oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah pada Dinas Pendidikan MItra, Lourens Manopo, bahwa pelaksanaan ANBK nanti untuk 41 SMP pada bulan Oktober sedangkan untuk 96 SD pada bulan November didaerah ini.

“Karena Pelaksanaan ANBK kali ini tidak ada ujian susulan, maka persiapannya dimatangkan jauh-jauh hari,” ujar Manopo.

Lanjut dikatakannya, bahwa pelaksanaannya hanya sehari saja, maka kesiapan siswa siswi digenjot terutama penggunaan laptop saat ujian nanti karena menggunakan sistim online.

“Banyak faktor yang menentukan pelaksanaan ANBK nanti sukses, diantaranya penilaian AKM (Asesmen Kompetensi Minimun), Survey Karakter dan Lingkungan Belajar,” kata Lourens.

Namun berbagai kendala sudah diantisipasi oleh Dinas Pendidikan sebelumnya jika ANBK ini dilaksanakan, seperti soal kesiapan siswa siswi SD dipelosok desa yang jarang menggunakan Laptop hingga Masalah Listrik dan jaringan internet.

“Sudah diuji coba seminggu 4 kali untuk siswa SD apalagi yang daerah terpencil dalam penggunaan laptop dan untuk masalah listrik sudah menyurat ke pihak PLN dan soal jaringan sudah ada pemberitahuan kepada provider jika pelaksanaannya nanti agar berjalan lancar,” tambah Kadis Pendidikan Mitra.

Sementara bagi daerah yang blang spot akan digeser ke wilayah yang signalnya bagus dan dari semua itu, hasil tray out yang dilakukan, sudah 45 persen capaiannya.(Devon Pondaag)

Advertisement Whats-App-Image-2021-06-18-at-13-12-18
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending