Connect with us

Daerah

Memerdekakan Talaud dari Covid-19, TNI AL Terus Berjuang Hingga Tetes Vaksin Terakhir

Published

on

TELEGRAFNEWS – “Momentum HUT ke-76 RI ini sekaligus menjadi momentum Bangsa Indonesia merdeka dari pandemi Covid-19”. Harapan Bupati Kepulauan Talaud yang disampaikan pada puncak Peringatan HUT ke-76 RI ini kian menggelorakan Matra Laut di Perbatasan Indonesia – Filipina terus berjuang hingga tetes vaksin terakhir.

“Kalau dalam serbuan operasi militer untuk perang kami akan berjuang sampai tetes darah terakhir, pada perjuangan untuk memerdekakan wilayah perbatasan ini dari Covid-19, kami akan terus laksanakan vaksinasi sampai dengan tetes vaksin terakhir,” kata Komandan Pangkalan TNI AL Melonguane Letkol Maritim Adi Sucipto, Rabu (18/08) 2021.

Sejak Juli kemarin, Lanal Melonguane memang gencar melakukan gerakan Serbuan Vaksinasi. Secara mandiri juga berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, prajurit TNI AL di bawah Komando Letkol Adi Sucipto per 22 Juli telah memvaksin sebanyak dua ribu warga.

Vaksinasi dilakukan di Makolanal, maupun di sejumlah tempat publik. Peserta vaksinasi pun menyasar dari pelajar hingga lansia. Laki-laki dan perempuan dengan mayoritas yang divaksin adalah perempuan.

Pasca puncak Peringatan HUT Kemerdekaan, vaksinasi pun kembali dilancarkan. Bahkan, tak seperti sebelumnya, kini akan digelar setiap hari. “Program Serbuan Vaksinasi secara rutin setiap hari, termasuk hari ini, Rabu 18 Agustus 2021,” imbuh Letkol Adi.

Talaud memang tercatat sebagai zona hijau Covid-19 dalam kurun waktu yang cukup lama, pada saat daerah-daerah lain di Sulawesi Utara berada ada pada zona kuning, orange dan merah.

Namun meningkatnya kasus positif Covid-19 akhir-akhir ini telah membuat Talaud masuk zona oranye. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pun tak terelakkan.

Akibatnya, anak-anak harus tetap belajar daring di tengah akses internet yang masih serba sulit. Pelayanan di kantor-kantor pemerintah juga masih dibatasi.
Begitu juga aktivitas ekonomi belum bisa berjalan normal. Toko-toko dan kios-kios harus ditutup lebih awal pada malam harinya. Ibadat pun masih harus dibatasi.

Untuk itu, kata Letkol Adi, “Lanal Melonguane yang merupakan perwakilan dari TNI Angkatan Laut yang ada di daerah akan berupaya sekuat tenaga untuk membantu pemerintah dan pemerintah daerah untuk mengembalikannya kembali menjadi zona hijau, salah satunya dengan program serbuan vaksinasi yang kami selenggarakan secara rutin setiap hari”.

Menurutnya, ini penting dilakukan untuk memperbanyak cakupan vaksinasi. Karena  “Semakin banyak masyarakat yang divaksin, maka semakin kuat masyarakat dan daerah dalam menghalau atau menghadapi ancaman Covid-19”.

“Apabila kita sudah mampu menghalau atau menghadapi ancaman Covid-19, artinya kita sudah merdeka dari Covid-19 sehingga roda perekonomian di daerah akan kembali berputar dan akan terjadi  percepatan dalam pembangunan maupun sektor lainnya. Untuk itu bagi mari kita bersama-sama berjuang dengan tindakan nyata bukan hanya sekedar slogan tanpa aksi. Tanda’su Laudu Sawanna, Benteng Kokoh di Perairan Nusa Utara”, pungkasnya. (RAP)

Advertisement Whats-App-Image-2021-06-18-at-13-12-18
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending