Connect with us

Advertorial

JEG Dalam ‘Pusaran Badai’ Pandemi Covid 19, Tegar Tak Tergoyahkan ?!

Published

on

TELEGRAFNEWS – Pandemi Covid 19 memang memberikan dampak besar pada jalannya pemerintahan saat ini. Kebijakan demi kebijakan harus diambil untuk menghadapi berbagai situasi yang muncul akibat Covid 19; bahkan sistem yang telah berjalan puluhan tahun pun harus ikut dibenahi menyesuaikan dengan pola perubahan akan keadaan.

Di Indonesia sendiri, berbagai tekanan terhadap pemerintah terus dilayangkan; hingga kinerja presiden dan para menteri dibabat habis-habisan; dinilai seakan tak mampu mengatasi berbagai permasalahan yang muncul di tengah pandemi; sekalipun terlihat jelas dan nyata pemerintah telah benar-benar bekerja keras dalam menangani situasi akibat pandemi Covid 19.

Kondisi inipun dialami hampir semua lini pemerintahan, sampai yang ada di wilayah perbatasan; termasuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dimana upaya dan kerja keras pemerintah dalam menangani permasalahan Covid 19, kerap kali dibayar dengan tekanan berlabel kritikan sampai mengarah pada ‘Nyinyiran’ terhadap kinerja pemerintah itu sendiri.

Bupati Gaghana Dampingi Warganya Mengikuti Vaksinasi Covid 19

Menyikapi permasalahan seperti ini, tentu setiap pemerintah memiliki sikap dan cara pikir berbeda; sesuai dengan kapasitas pemimpin daerah masing-masing, dalam hal ini Bupati.

Sehingga untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe, kita cukup beruntung memiliki seorang Jabes Ezar Gaghana (JEG) sebagai Bupati. Dimana Kiprah JEG dalam birokrasi terbilang cukup ‘banyak makan garam’ bilamana harus diperhadapkan dengan situasi dan permasalahan seperti ini.

Terbukti, walau badai terus datang silih berganti menghantamnya; JEG tampak selalu tegar dan tetap menghadapinya dengan kepala dingin. JEG sadar dan tau kapan Dia harus diam dan kapan harus bertindak. Pola inipun nyata diimplementasikan JEG dilapangan, dimana di tengah berbagai tekanan berlabel kritikan hingga ‘Nyinyiran’ sekalipun; JEG tetap bekerja sebagaimana tanggungjawab yang diembannya, yaitu melayani masyarakat.

 Bupati Gaghana Gelar Rapat Bersama Forkopimda Sangihe di Papanuhung Tampungang Lawo.

Terpantau sejak Covid 19 di daerah mengalami peningkatan; intuisi JEG langsung mekar seketika. Tindakan defensif dan ofensif dilakukan JEG dengan bergerak cepat mengumpulkan semua petinggi daerah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sangihe, guna membahas dan mencari solusi terhadap permasalahan yang hadir secara tiba-tiba. Alhasil, semua koordinasi ditiap sektor berjalan dengan baik dan terus berkembang sampai hari ini.

Adapun upaya perlawanan secara nyata terhadap Covid 19, dimulai dengan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro, dimana penerapan awalnya sesuai dengan kategori zona. Lalu percepatan Vaksinasi terhadap masyarakat, mulai dari Tenaga Kesehatan (Nakes) sebagai garda terdepan, Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelayan publik, hingga ke pelaku-pelaku usaha maupun warga masyarakat yang profesinya secara langsung berinteraksi dengan publik.

Di samping semua tindakan defensif itu, tindakan protektif pun ikut berjalan beriringan sesuai agendanya masing-masing. Dimana berbagai bantuan pemerintah baik Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa, Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) dan jenis bantuan lainnya, terus dipantau dan dikawal agar benar-benar tersalur hingga diterima langsung oleh masyarakat.

Bupati Gaghana Kawal Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Beha, Kecamatan Tabukan Utara.

Sementara bantuan khusus dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sangihe, berupa bahan pokok kepada para warga yang menjalani isolasi mandiri (Isoman); itupun tengah berjalan dan sudah beberapa kecamatan yang dikunjungi langsung oleh JEG sebagai bentuk pemberian diri dalam melayani sekaligus memberikan penguatan terhadap para Isoman ditiap wilayah.

Ditahun sebelumnya, bantuan bahan pokok kepada beberapa profesi pekerjaan yang terdampak langsung pandemi Covid 19 juga ada. Bahkan pemberian perlindungan sosial terhadap pekerja formal dan informal melalui BPJS Ketenagakerjaan pun berjalan baik sampai tahun ini.

Bupati Gaghana Serahkan Kartu Jaminan Sosial Bagi Pekerja Formal dan Informal di Daerah.

Tentu semua pemikiran dan kerja keras ini dituangkan oleh JEG atas dasar manusiawi dan kesadaran dirinya selaku Bupati yang dipilih oleh rakyat dan siap melayani rakyatnya.

Jadi pada prinsipnya, segala tekanan dalam bentuk apapun itu tidak akan membuat JEG goyah sehingga meninggalkan amanah dan tanggung jawabnya terhadap masyarakat. Malahan sebaliknya, hal itu menjadi sebuah kekuatan tambahan bagi JEG yang mendorong tingkat adrenalinnya sampai ke puncak; sehingga mampu berpikir kritis dan bijak dalam mengambil setiap langkah yang akan menjadi sebuah keputusan.

Bupati Gaghana Kunjungi Isoman, Bawa Bantuan Bapok dan Beri Penguatan.

Dalam setiap kesempatan, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana selalu dan selalu menyampaikan kepada masyarakat agar tetap memberikan kepercayaan terhadap pemerintah, sebab pada dasarnya tidak ada pemerintah yang akan menyusahkan rakyatnya.

“Pemerintah akan terus hadir bagi masyarakat di tengah kondisi apapun, sehingga yang menjadi permintaan Kami hanyalah sinergitas dan kerjasama yang baik, untuk melewati setiap proses permasalahan dalam bentuk apapun, agar dapat dihadapi dan diselesaikan secara bersama,” Harap JEG, selaku orang yang dituakan di Tanah Tampungang Lawo. (Dendy Abram)

Advertisement Whats-App-Image-2021-06-18-at-13-12-18
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending