Connect with us

Advertorial

DPRD Sulut Gelar Paripurna HUT RI Ke-76, Dengarkan Pidato Presiden

Published

on

TELEGRAFNEWS—DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan Pidato Presiden pada HUT Republik Indonesia (RI) ke 76.

Rapat paripurna digelar dua kali, dengan agenda mendengarkan pidato Presiden pada sidang tahunan MPR RI serta pidato Presiden RI dalam rangka penyampaian RUU APBN 2022 dan nota keuangan.

Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus Silangen yang didampingi Wakil Ketua Victor Mailangkay dan Billy Lombok.

Paripurna istimewa ini dihadiri Gubernur Sulut, Olly Dondokmabey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw serta hadir juga Forkopimda Sulut, Sekprov Sulut Edwin Silangen dan Sekwan Glady Kawatu.

Pada paripurna ini juga tetap memadukan kehadiran fisik dan virtual.

Usai membuka rapat paripurna, ketua DPRD mengarahkan ke siaran langsung melalui media elektronik ke sidang paripurna yang sedang berlangsung di Senayan, Jakarta.

Diketahui, sejumlah poin disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato pada sidang tahunan MPR RI, di antaranya Presiden Jokowi mengakui kesadaran, partisipasi dan gotong royong masyarakat dinilai semakin baik di bidang kesehatan.

“Walaupun kita sangat berkonsentrasi dalam
menangani permasalahan kesehatan, tetapi perhatian
terhadap agenda-agenda besar menuju Indonesia
Maju tidak berkurang sedikit pun. Pengembangan
SDM berkualitas tetap menjadi prioritas. Penyelesaian
pembangunan infrastruktur yang memurahkan logistik,
untuk membangun dari pinggiran dan mempersatukan
Indonesia, terus diupayakan. Reformasi struktural
dalam rangka memperkuat pembangunan ekonomi yang
inklusif dan berkelanjutan, tetap menjadi agenda utama,” kata Presiden Jokowi, Senin (16/8) 2021.

Presiden juga mengapresiasi lembaga pemerintah lintas sektor yang membuat kapasitas kesehatan meningkat pesat.

Kemudian, Jokowi menilai kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di semakin tinggi. Dilihat dari kebiasaan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Menurut Jokowi, selain penanganan masalah kesehatan, DPR bersama
pemerintah berhasil menyelesaikan UU Cipta Kerja,
yang merupakan omnibus law pertama di Indonesia,
yang menjadi pilar utama reformasi struktural di negara
kita.

“Selain itu, dengan berbagai macam inovasi, DPR terus melakukan penjaringan aspirasi masyarakat dan menjalankan pengawasan terhadap pelaksanaan program-program pemerintah,” tutur Jokowi.

Kemudian mengenai vaksinasi, Jokowi mengatakan antusiasme masyarakat sangat tinggi.

Menurutnya pandemi ini telah menguatkan institusi sosial di masyarakat.

Selanjutnya, presiden mengatakan Kerja sama antarlembaga serta kepemimpinan responsif dan konsolidatif menjadi kunci dalam menangani pandemi.

Di samping itu, presiden berterimakasih pada lembaga legislatif dan pemeriksa memberikan dukungan kepada pemerintah untuk cepat mengkonsolidasikan kekuatan fiskal. Bahkan TNI/Polri terus mendisiplinkan protokol kesehatan, 3T, vaksinasi serta isolasi terpusat.

“Saya menyadari adanya kepenatan, kejenuhan,
kelelahan, kesedihan, dan kesusahan selama pandemi
Covid-19 ini. Saya juga menyadari, begitu banyak kritikan kepada pemerintah, terutama terhadap hal hal yang belum bisa kita selesaikan. Kritik yang membangun itu sangat penting, dan selalu kita jawab
dengan pemenuhan tanggung jawab, sebagaimana yang diharapkan rakyat. Terima kasih untuk seluruh anak bangsa yang telah menjadi bagian dari warga negara yang aktif, dan terus ikut membangun budaya demokrasi,” pungkas Jokowi.

(Adv)

 

Advertisement Whats-App-Image-2021-06-18-at-13-12-18
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending