Connect with us
Whats-App-Image-2021-08-16-at-02-32-26

Berita Utama

RPM Melejit, ‘Setang Putar’ Bergema di Gedung DPRD Sangihe

Published

on

TELEGRAFNEWS – Rapat Paripurna Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe tahun anggaran 2020 berlangsung seru.

Setelah sekian lama, ungkapan ‘Setang Putar’ pun kembali bergema di Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dua kata itu terdengar menggelegar, usai keluar dari mulut Embo Paul, sapaan akrab Risal Paul Makagansa (RPM) yang merupakan anggota DPRD dari Fraksi Partai Nasdem.

“Kalo kita bicara konsisten waktu, kita tidak perlu minta penjelasan dari ‘Setang Putar’ mana. Mari torang cermati dengan akal pikiran sendiri, mana boleh anggota dewan meminta kajian dari kabag. Maka kami mohon pimpinan lebih bijak melihat permasalahan ini,” Ucap RPM dalam rapat yang tengah berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Adapun yang menjadi pemicu atau hubungan sebab-akibat keluarnya kata ‘Setang Putar’ dalam Rapat Paripurna sore ini, Rabu,(21/7) 2021, tak lain karena adanya sanggahan ‘beraroma’ penolakan dari anggota DPRD lain terhadap masukan yang disampaikan oleh RPM tentang persoalan perpanjangan batas waktu pelaksanaan agenda kerja Pansus selama 30/31 hari kerja atau 1 bulan.

“Soal perpanjangan waktu ini, Kita perlu kajian sesuai ketentuan dan peraturan berlaku, oleh sebab itu Saya mohon pertimbangan kepada Kabag Hukum dan Persidangan, apakah ada regulasi yang mengatur ketika lewat dari waktu yang ditetapkan sampai akhir bulan Juli,” Tutur Djamaludin Manoppo, yang menyanggah masukan RPM tentang perpanjangan waktu kerja; sehingga langsung ditanggapi oleh RPM dengan menuang kata ‘Setang Putar’ didalamnya.

“Saya kira kita (Anggota Dewan) disini; jangan memakai kacamata kekakuan, dalam posisi kita melaksanakan pekerjaan demi kepentingan masyarakat. Jangan ada kekakuan dalam memahami suatu produk ketentuan, kalau kita mau konsisten dengan aturan maka dokumen ini kita kembalikan karena tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh undang-undang,” Ungkap RPM menanggapi sanggahan.

“Kalau waktu yang diberikan hanya sampai akhir bulan Juli, fraksi Nasdem menyatakan mengundurkan diri,” Tegasnya kembali.

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe pun sempat diskorsing sementara oleh Pimpinan Sidang untuk memperoleh kesepakatan bersama. (Dendy Abram)

Advertisement Whats-App-Image-2021-06-18-at-13-12-18
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending