Connect with us

Berita Utama

Netizen Geram Biaya Masuk Pelabuhan Kapal Manado Mahal, Cherri: Lawang-lawang Masuk Wisata Mahoni

Published

on

Pelabuhan-Kapal-Kota-manado

Usai viral adanya keluhan pembatalan kelulusan Rafael Malalangi sebagai Calon Bintara Polri Tahun 2021, menyusul keresahan netizen melalui postingan akun facebook @Cherri Blackpearl yang geram dengan biaya tiket masuk Pelabuhan kapal di kota Manado, yang dinilainya seperti tiket masuk objek wisata saja, Jumat, 30/7(2021).“Minta Tolong Kalo ada Instansi yang terkait..boleh jelaskan apa sih keistimewaan Pelabuhan manado sampe se mahal ini, sedangkan bandara jalan bagus parkiran luas nda se bangsat ini dp harga, Cuma antar penumpang 14000 bayar tiket maso 12500.. Iniso jalan rusak parkiran stenga mati, lawing2 da maso di wisata mahoni” Demikian postingan akun Facebook Cherri Blackpearl dalam Grup Facebook Maleo Polda Sulut.

Postingan yang menohok itu pun viral. Saat ini telah di like 2,6 ribu dan mendapat komentar hampir 2 ribuan netizen Sulawesi Utara.

Komentar-Netizen_manado

Postingan Netizen di Grup Facebook Maleo Polda Sulut

Melalui postingan itu, banyak komentar bermunculan dengan keresahan serupa. Tidak terima dengan kebijakan biaya tiket masuk yang dianggap lebih mahal dibanding pelabuan lain.

“Memang so keterlaluan drg itu. Sedangkan Pelabuhan bitung pe besar, dnk bandara dp karcis Cuma 5000 sampe 6000 ini tre di Pelabuhan manado 12.500 itu cumin buat mobil dnk sopir masuk kalo ada penumpang 4 orang x 5000+12500 berarti 32.500.. Cuma di Pelabuhan manado yang bagitu.. miris” cuitan akun facebook Marfli M.
Tak hanya komentar di atas, banyak cuitan lainnya menuangkan kekecewaan yang sama. Bahkan, berkembang keluhan, dialami mereka, banyak oknum dalam pelabuhan suka hati mengambil kesempatan, membodohi masyarakat yang hendak masuk pelabuhan.

“Masuk pelabuhan manado, saya bingung. Sudah masuk mahal, di dalamnya juga dabel2 masalahnya” Ucap Indra, salah satu masyarakat yang masuk pelabuhan Manado yang ingin menitip barang kiriman agar dikirim melalui kapal.

“Barusan, saya disuruh titip barang untuk dikirim melalui kapal berupa satu unit motor, dan bahan lainnya. Biaya parkir saya bayar 12500, bayar motor yang akan dikirim,biaya masuknya 30.000 ribu tanpa diberi karcis” Lanjutnya.

“Dan saya sesali juga, semua barang yang saya titip, berupa motor, dan kiriman lainnya, pihak kapal pun tidak memberi tanda terima, terkesan hanya sekedar saling percaya saja. Saat saya coba minta, hanya dibilang,(oh torang kwa nda ja pake-pake bagitu) Tidak bisa apa-apa, yah saya percaya dan bayar saja. Hal ini sangat rawan masalah. Tapi apa daya, begitu kata mereka” Ucapnya kepada Wartawan Telegraf, ketika usai mengirim barang dari Manado-Talaud. (HH)

Advertisement Whats-App-Image-2021-06-18-at-13-12-18
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending