Connect with us
Whats-App-Image-2021-08-16-at-02-32-26

Ekbis

Untuk Jaga Inflasi, Ini Rekomendasi BI kepada Walikota Manado

Published

on

TELEGRAFNEWS – Mengingat bahwa pengendalian inflasi di Kota Manado sebagai salah satu Kota IHK di Sulawesi Utara sangatlah penting, terutama untuk komoditas strategis cabai rawit dan perikanan yang pada tahun ini berpotensi inflasi, maka ada hal-hal yang direkomendasikan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) kepada Walikota Manado, Andrei Angouw serta Wakil Walikota Richard Sualang.

Adapun rekomendasi untuk pengendalian inflasi di Manado tahun 2021 yakni agar Pemerintah Kota meningkatkan kemandirian pangan melalui Program BARITO (Bertanam Bawang, Rica, dan Tomat).

“Selanjutnya, memperkuat lembaga kelompok tani, nelayan, pedagang cabai, dan tomat sayur,
Melakukan pemantauan harga komoditas strategis (perikanan dan barito), serta data pedagang di Manado dan luar daerah yang melakukan kerja sama dengan Manado,” ujar Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat dalam sambutannya mengawali High Level Meeting (HLM) TPID Kota Manado.

Lanjutnya Pemerintah Kota Manado perlu mendorong pemanfaatan platform penjualan online, termasuk penggunaan QRIS untuk digitalisasi ekonomi;
Operasi Pasar Strategis dalam mengantisipasi kenaikan harga (jika dinilai perlu oleh TPID);
Mendorong penguatan implementasi Kerjasama Antar Daerah (KAD).

“Mendorong penyusunan konsep pengendalian inflasi melalui pendirian Pasar Induk, mendorong pembentukan sistem pertukaran informasi dan komunikasi yang efektif dan efisien antar TPID Kab/Kota; dan
Himbauan pada masyarakat untuk bijak berbelanja dan tidak menimbun pasokan bagi pedagang,” tambah Arbonas.

Kerjasama dan sinergi yang baik antar lembaga, khususnya melalui TPID, menjadi kunci keberhasilan menjaga inflasi di angka yang rendah dan stabil.

“Namun demikian, kita tetap harus waspada mengingat banyaknya tantangan dalam pengendalian kedepan yang masih harus kita hadapi,” kata Arbonas mengingatkan.

Hutabarat melanjutkan bahwa ke depan, koordinasi intensif dan sinergi antar Dinas/Instansi terkait yang sudah sangat baik ini perlu dipertahankan.

“Dan senantiasa ditingkatkan dengan berpedoman pada prinsip 4K yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif. Bank Indonesia akan senantiasa berperan aktif dalam TPID untuk bersama mengendalikan inflasi demi kebaikan kita semua,” tutup Hutabarat.

Rapat tingkat tinggi ini dihadiri pertama kalinya oleh Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.

Rapat High Level Meeting TPID dilakukan sekaligus dengan pengukuhan TP2DD oleh Walikota

(in)

Advertisement Whats-App-Image-2021-06-18-at-13-12-18
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending