Connect with us
BANNER-DINAS-PUPR-BOLAANG-MONGONDOW

Daerah

Jalasenastri Lanal Melonguane Latih PKK Desa Alo Utara Bikin Pempek

Published

on

TELEGRAFNEWS – Tak hanya prajurit, ibu-ibu Jalasenastri Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Melonguane juga tak mau ketinggakan. Mereka juga mendukung penuh pembentukan Kampung Bahari Nusantara (KBN) di Kabupaten Kepulauan Talaud, yang berlokasi di Desa Alo dan Alo Utara di Kecamatan Rainis.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh ibu-ibu Jalasenastri adalah melatih ibu-ibu PKK Desa Alo Utara membuat makanan olahan berbahan dasar ikan, seperti pempek atau empek-empek, tekwan, dan kerupuk ikan.

Empek-empek dan tekwan adalah dua makanan khas Palembang. Empek-empek, dikutip dari Wikipedia, terbuat dari daging ikan yang digiling lembut yang dicampur tepung kanji atau tepung sagu, dan ditambah telur, bawang putih yang dihaluskan, penyedap rasa, dan garam. Pempek biasanya disajikan dengan kuah cuka yang memiliki rasa asam, manis, dan pedas.

Sedangkan tekwan terbuat dari campuran daging ikan dan tapioka, yang dibentuk berupa bulatan kecil-kecil, dan disajikan dalam kuah udang dengan rasa yang khas. Biasanya pelengkap tekwan adalah sohun, irisan bengkoang dan jamur, serta ditaburi irisan daun bawang, seledri, dan bawang goreng. Tekwan berasal dari kata “Berkotek Samo Kawan”, yang dalam bahasa Palembang artinya duduk mengobrol bersama teman.

Ketua Cabang 7 Korcab VIII DJA II Jalasenastri Lanal Melonguane Ny. Lentina Adi Sucipto, yang turun langsung memimpin pelatihan yang berlangsung di Balai Desa Alo Utara, Senin (7/6) 2021, mengaku gembira. Dia mengapresiasi Ketua TP-PKK Alo Utara Anita Larono beserta seluruh anggota yang hadir dan antisias mengikuti pelatihan.

“Saya mengharapkan nantinya kerjasama ini dapat berkembang lebih maju dengan saling mengisi dan membangun sehingga peran serta dari ibu-ibu rumah tangga dapat lebih produktif, kreatif, inovatif dan mampu mendukung suami dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat sekitar,” ujar Ny. Lentina Adi Sucipto.

Sementra itu, Komandan Lanal Melonguane
selaku pembina Jalasenastri Lanal Melonguane mengatakan, Program KBN yang kental dengan nuansa bahari tentunya selaras dengan kegiatan Jalasenastri Lanal Melonguane ini. Karena klaster ekonomi yang menjadi salah satu klaster KBN juga mengarah bagaimana meningkatkan nilai ekonomi hasil laut dan juga mendukung diversitas pangan, sehingga diharapkan nantinya tidak hanya dapat berkembang menjadi industri UMKM makanan olahan, namun juga dapat menambah variasi/keragaman jenis makanan olahan di daerah.

“Apabila nanti Desa Alo dan Alo Utara sudah diresmikan menjadi KBN binaan Lanal Melonguane, maka diharapkan kerjasama ini dapat lebih meningkat lagi serta membawa dampak yang positif khususnya peran ibu-ibu Jalasenastri maupun ibu-ibu PKK mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, khususnya melalui program-program kegiatan yang selaras dan searah dengan tujuan dan saran KBN yang bernuansa kebaharian”, pungkas Letkol Adi. (Rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending