Connect with us
BANNER-DINAS-PUPR-BOLAANG-MONGONDOW

Berita Utama

Data Sementara, Cuaca Buruk Penyebab Kapal Yacht Asal Denmark Buang Jangkar di Teluk Rainis

Published

on

Tim Gabungan sedang melakukan pemeriksaan di kapal Yacht berbendera Denmark yang buang jangkar di teluk Rainis, Talaud, Sulut.

TELEGRAFNEWS – Tim gabungan dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Melonguane, Bea Cukai, Syahbandar, Karantina, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud diwakili Dinas Kesehatan, dan Polres Kepulauan Talaud tengah melakukan pemeriksaan terhadap kapal Yacht berbendera Denmark yang membuang jangkar di teluk Rainis dan berhasil diamankan Lanal Melonguane pada Senin (31/5) akhir bulan lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang mulai dilakukan pada Selasa (1/6) 2021, disebutkan bahwa kapal Yacht tersebut membuang jangkar di teluk Rainis akibat cuaca buruk.

“Berdasarkan pengakuan sang kapten diperoleh keterangan bahwa kapal tersebut di tengah perjalanan terkena cuaca buruk sehingga berlindung di teluk Rainis untuk mereka beristirahat dan berlindung serta mengistirahatkan mesin,” kata Komandan Lanal Melonguane Letkol Marinir Adi Sucipto, S.T.,M.Tr.Hanla.

Kapal tersebut, lanjutnya, “bernama Anaconda, Nomor Registrasi XP5493, Homeport Copenhagen Denmark. Pemilik sekaligus nahkoda atas nama Kim Block Jacobsen, warga negara Denmark, dengan dua ABK atas nama Kim Block Jacobsen dan Jessie Jay Neri, warga negara Filipina, tersebut berangkat dari Filipina dengan tujuan Lombok.”

Danlanal menjelaskan, nahkoda kapal mengakui kesalahan atau kelalaiannya yang tidak menyalakan AIS selama pelayaran di perairan Indonesia, tidak ada laporan deviasi ataupun mengirimkan distress signal saat mengalami cuaca buruk dan berlindung di teluk Rainis.

“Hasil sementara pemeriksaan dari Tim Gabungan, belum menemukan pelanggaran pidana terkait kapal Yacht asing tersebut. Namun, belum dilaksanakan pemeriksaan terkait keimigrasian dan juga memiliki imigration clearance dari pihak imigrasi,” ujar Danlanal.

Diketahui,  petugas imigrasi belum terlibat di dalam pemeriksaan ini, karena di Talaud tidak terdapat kantor imigrasi. Namun demikian, koordinasi melekat terus  dilaksanakan sehingga pemeriksaan dapat dilaksanakan secara komprehersif dan sinergi. Pihak imigrasi diketahui baru melakukan pemeriksaan pada hari ini, Kamis (3/6) 2021. (Rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending