Connect with us
Whats-App-Image-2021-08-16-at-02-32-26

Berita Utama

BPJamsostek dan Kemenhub Sepakat Jalin Kerja Sama Implementasikan Inpres 2/2021

Published

on

SEPAKAT. Direktur Utama  BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat audiensi virtual membahas kerja sama implementasi Inpres Nomor 2/2021

TELEGRAFNEWS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sepakat membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) perihal kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi pekerja transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian di bawah Kemenhub.

PKS juga mencakup integrasi data kepesertaan Jamsostek sehingga memudahkan kedua pihak melakukan monitoring dan evaluasi atas implementasi kepesertaan Jamsostek tersebut.

Kesepakatan itu terungkap dalam audiensi antara BPJamsostek dengan Kemenhub terkait implementasi Inpres 2/2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek yang berlangsung pada Kamis (24/6) 2021 pekan lalu, demikian rilis yang diterima Telegrafnews.co, Rabu (30/6) 2021.

Dalam audiensi virtual yang dihadiri langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tersebut, Direktur Utama  BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo didampingi jajaran Dewas dan Direksi mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan Kemenhub untuk mendorong implementasi Inpres 02/2021.

Anggoro mengusulkan dukungan dari Kemenhub berupa edaran kepada perusahaan transportasi online dan transportasi darat serta sosialisasi bersama tentang jaminan sosial ketenagakerjaan kepada Dinas Perhubungan di 34 provinsi. Anggoro juga mengusulkan kepastian perlindungan bagi Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri (PPNPN) di jajaran Kemenhub.

Menanggapi hal itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan pihaknya siap mendukung implementasi Inpres 02/2021 dengan menjalin PKS. Kemenhub, kata Budi, juga akan membuat Surat Edaran serta sosialisasi bersama terkait implementasi program Jamsostek.

“Kami juga akan mendaftarkan PPNPN yang ada di jajaran Kemenhub, jika memang belum tersedia anggaran, maka akan kami anggarkan pada anggaran tahun berikutnya,” tegas Budi Karya Sumadi.

Berdasarkan data yang disampaikan pihak Kemenhub, terdapat setidaknya 24 ribu lebih PPNPN di jajaran Kemenhub, namun belum ada otomatisasi terkait pendaftaran jaminan sosial ketenagakerjaannya.

Lebih lanjut Anggoro menjelaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini dalam memberikan rasa aman, dan menjamin kesejahteraan pekerja.

“Apalagi kalau kita lihat, Kemenhub membawahi berbagai jenis usaha transportasi, yang bisa dibilang memiliki risiko kerja yang cukup tinggi. Mengharuskan pelaku usaha untuk memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan adalah solusi untuk memberikan kenyamanan dalam bekerja dan kepastian masa depan yang sejahtera,” tutur Anggoro.

Anggoro menjelaskan bahwa dengan membekali para pekerja di sektor transportasi dengan jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus juga berkontribusi dalam pembangunan perekonomian nasional, yang tentu erat kaitannya dengan sektor transportasi itu sendiri.

Menutup audiensi tersebut, Anggoro kembali mengingatkan pentingnya memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan dalam memperoleh ketenangan dalam bekerja dan kesejahteraan di hari tua nanti.

“Kami harap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di bidang transportasi bisa segera terwujud, sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakatnya” pungkas Anggoro.

Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Jakarta Mampang Ali Mugni T, dalam kesempatan terpisah menegaskan,
menyambut baik PKS dan surat edaran Kemenhub serta siap melaksanakan implementasi Inpres No.2/2021 bagi seluruh elemen Kementerian Perhubungan termasuk pekerja swasta di ruang lingkup transportasi darat, laut, dan udara.

“Kami siap mendukung terkait implementasi Inpres 2 Tahun 2021 di Kemenhub dan seluruh ruang lingkup transportasi dibawah kemenhub khususnya di Wilayah Jakarta Selatan,” kata Ali. (Azwar)

Advertisement Whats-App-Image-2021-06-18-at-13-12-18
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending