Connect with us
BANNER-DINAS-PUPR-BOLAANG-MONGONDOW

Advertorial

Sulut Dapat Predikat WTP Pada LKPD 2020, DPRD Sulut Gelar Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan

Published

on

DPRD Sulut Gelar Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan

TELEGRAFNEWS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2020.

Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (3/5) 2021 sesuai hasil rapat dari Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Sulut.

Rapat Paripurna di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen yang dihadiri Anggota lV BPK Rl Isma Yatun, Editor Utama Keuangan Vl Dori Santoso, BPK RI Sulut Karyadi, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven  Kandouw, Sekretaris Provinsi Edwin Silangen serta jajaran Fokompinda.

Dalam sambutan pertama diberikan kesempatan kepada BPK RI, Isma Yatun yang sekaligus menyampaikan hasil pemeriksaan hasil laporan Keuangan Pemerintah Daerah.

“Sebagai BPK Rl, kami mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang kembali teruji,” ujar Yatun.

“Dengan ini Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menyerahkan Laporan Hasil Periksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2020 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” Tandasnya.

Dalam sambutannya itu, Isma Yatun menyampaikan BPK memberikan opini WTP bahwa pemeriksaan keuangan tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan adanya penyimpangan (fraud) dalam pengelolaan keuangan.

“Pemeriksaan keuangan merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran laporan keuangan,” urai Yatun.

“Jika pemeriksa menemukan adanya penyimpangan, kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan, khususnya yang berdampak pada adanya potensi dan indikasi kerugian negara, maka hal ini harus diungkap dalam Laporan hasil pemeriksaan (LHP),” jelas Yatun lagi.

Adapun, BPK RI telah memberikan catatan penting dalam perolehan opini Wajar tanpa mengecualian (WTP) yang harus diperbaiki kedepan antara lain pengelolaan dana BOS (bantuan operasional sekolah) perlu perbaikan karena belum tersedianya mekanisme yang mengatur tentang tata cara pengesahan dan pelaporan atas belanja yang bersumber dari dana BOS, serta belum dilaksanakannya rekonsiliasi secara memadai.

Penyerahan laporan pun diberikan secara langsung kepada Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen, dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Atas pencapaian itu, Gubernur Olly menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulut untuk lebih mengutamakan transparansi pengelolaan keuangan.

“WTP bukan tujuan terakhir, yang terutama transparansi dikedepankan,” kata Olly seraya mengapresiasi sinergitas antara Pemprov dan DPRD dalam membangun daerah.

Olly juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran BPK RI yang telah optimal memeriksa dan menyerahkan hasil pemeriksaan atas LKPD Sulut Tahun Anggaran 2020, serta kepada pimpinan dan anggota DPRD Sulut atas penyelenggaraan rapat paripurna ini.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menganugerahkan kesehatan dan kekuatan, serta menuntun dan memberkati setiap langkah kerja kita dalam membangun daerah, memajukan bangsa dan mensejahterakan masyarakat,” ujarnya

Lebih jauh, Olly berharap agar LHP dari BPK RI dapat memberikan dampak yang baik bagi kemajuan daerah.

“Semoga apa yang menjadi laporan hari ini bermanfaat besar bagi Sulut,” lanjutnya

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andy Silangen memberikan ucapan selamat sekaligus  berterima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, Sekertaris Provinsi serta jajarannya, atas diterimanya opini terbaik dari BPK RI, yakni WTP kepada Provinsi Sulut Tahun 2021.

” Harapan besarnya sebagai mitra kerja antara eksekutif dan legialatif. Sehingga kedepan Provinsi Sulut bisa di mempertahan itu dan bersama Kabupaten/Kota terus meningkatkan pengelolaan keuangan daerah,” Harap Silangen.

Kegiatan rapat paripurna Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Povinsi Sulawesi Utara dilaksanakan masih dengan memakai protokol kesehatan.

(Adv)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending