Connect with us

Daerah

Satlinmas Desa di Mitra Membingungkan, PMD Asal Usulkan Program

Published

on

TELEGRAFNEWS – Dengan alasan dalam rangka menciptakan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, Pemkab Mitra melalui Pemerintah Desa (Pemdes) membentuk Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ditiap Desa.

Hal ini dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 26 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteram serta perlindungan masyarakat.

Namun sangat disayangkan, Satlinmas ini setelah dilantik ditiap desa nantinya mereka tidak akan menerima insentif dari desa Karena harus membiayainya dengan Pendapat Asli Desa (PAD).

Hal ini menurut beberapa Kumtua di daerah ini, bahwa hingga saat ini belum ada PAD di desa dan sudah di bebani dengan membayar insentif Satlinmas yang baru saja dilantik.

“Kalau mereka sudah dilantik nantinya akan dibayarkan dengan uang apa?,” Ujar salah satu Kumtua didaerah ini yang tidak mau namanya diumbar.

Royke Pelleng salahsatu Legislator Mitra sangat menyesalkan atas kebijakan Bupati Mitra James Sumendap SH lewat Dinas PMD yang membuat kebijakan yang sangat tidak masuk diakal ini.

“Seharusnya dipikirkan dahulu sebelum membuat kebijakan ini, jangan asal buat program yang tidak makuk akal bahkan membingungkan pemerintah desa Dan masyarakat,” ujar Peleng.

Sementara Kepala Dinas PMD Mitra Arnold Mokosolang saat dikonfirmasi TELEGRAFNEWS menyatakan bahwa yang bisa dibiayai adalah biaya operasional Linmas yang bersumber dari biaya APBDes sesuai kemampuan desa.

Saat ini sudah beberapa kecamatan yang sudah melantik Satlinmas di daerah mitra ini dan sampai saat ini tidak diketahui apa pekerjaannya karena mereka tidak mengetahui akan dibayarkan dengan apa upahnya. (devon Pondaag)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending