Connect with us
BANNER-DINAS-PUPR-BOLAANG-MONGONDOW

Minut

Pemdes Kampung Ambong Salurkan BLT-DD Tahap Pertama, Kumtua Fenky: Belanja Sesuai Kebutuhan

Published

on

BERSYUKUR:Tampak Hukum Tua Fenky Corneles didamping Sekretaris Desa Saparudin Tahir menyerahkan BLT-DD secara simbolis kepada waraga dan disaksikan oleh Pendamping Lokal Desa Langi R Wisan serta TNI-Polri.

TELEGRAFNEWS-Pemerintah Desa (Pemdes) Likupang Kampung Ambong, Kecamatan Likupang Timur, akhirnya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap Satu yakni bulan Januari tahun anggaran 2021 kepada masyarakat, di Aula Kantor Desa Kampung Abong, pada Kamis (27/5) 2021.

Penyaluran BLT-DD tersebut dihadiri Hukum Tua Desa Likupang Kampung Ambong Fenky Corneles berserta jajaran perangkat desa, Pendamping Lokal Desa Langi R Wisan, BPD, Babinsa dan Polsek Likupang Timur serta masyarakat penerima BLT-DD.

Dalam kesempatan itu, Hukum Tua Desa Likupang Kampung Ambong Fenky Corneles memohon maaf kepada masyarakat atas keterlambatan penyeluran BLT-DD tahun 2021. Ia mengunkapkan, bukan hanya di Desa Kampung Abong tapi seluruh desa se-Minut. Meski demikian, upaya pemerintah desa untuk mempercepat penyaluran BLT pun akhirnya terlaksana.

“Sehingga hari ini kita bisa salurkan BLT-DD ke 105 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jadi per Kepala Keluaraga (KK) menerima Rp 300.000 ribu perbulan selama tahun 2021. Penerima BLT-DD ini berdasarakan data yang dimasukan oleh para kepala jaga dan telah disepakati dalam musyawarah desa,” kata Fenky Corneles.

Lanjut diungkapkan Opo sapaan akrab hukum tua di Minut ini, Untuk penyeluran BLT ini baru bulan Januari, karena untuk dana BLT-DD yang cair baru bulan Januari.

“Kalau Februari, Maret, April dan Mei sudah masuk ke rekening desa, kami akan salurkan satu kali. Karena ini adalah hak masyarakat pnerima BLT untuk apa kita tahan-tahan,” imbuhnya.

Tak sampai disitu, Dia meminta, agar uang yang telah diterima oleh masyarakat agar diperuntukan sesuai kebutuhan rumah tangga.

“Jangan uang itu digunakan bukan kebutuhan yang bersifat mendesak dalam keluarga. Saya juga meminta, masyarakat saat berbelanja kebutuhan rumah tangga, belanja saja di desa tak harus belanja diluar Kampung Abong, sehingga perputaran ekonomi di desa makin baik. Mari kita saling menghidupkan satu sama lain ditengah pandemi covid-19,” pinta Kumtua yang membawahi Lima Jaga ini, sambari mengingtkan kepeda masyarakat untuk bergotong royong memutus mata rantai covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas diluar rumah. (bungsu)

 

 

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending