Connect with us
BANNER-DINAS-PUPR-BOLAANG-MONGONDOW

Daerah

Kota Tomohon Launching Layanan Online Administrasi Kependudukan

Published

on

TUNJANG PELAYANAN: Wali Kota Tomohon Caroll Senduk melakukan Launching pelayanan sistem kependudukan oline. (foto:ist)

TELEGRAFNEWS—Aplikasi Sistem Layanan Online Adminduk Tomohon Hebat (SLOATH) dan Implementasi Program Unggulan wali kota dan wakil wali kota, dilaunching disela-selasegiatan Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan, Jumat (7/5) 2021, di Lantai III Mall Pelayanan Publik Kantor Wali Kota Tomohon

Launching sistem layanan online kependudukan ini, dilakukan langsung Wali Kota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk SH, dan disaksikan perangkat daerah terkait.

Menurut Caroll Senduk, ini adalah salah satu program unggulan Kota Tomhon, dalam menunjang pelayanan prima kepada masyarakat dari lahir sampai meninggal. Dan program ini, juga menjangkau pelayanan dasar baik dalam pemberian hak-hak sipil penduduk maupun dokumen kependudukan, sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah daerah.  Yang dituangkan dalam sebuah konsensus nasional melalui undang-undang no. 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan, termasuk regulasi pelaksanaan dari undang-undang tersebut.

“Program ini sengaja dituangkan dalam program unggulan, guna merespons dan melegitimasi status dan eksistensi  kependudukan dan hak-hak sipil penduduk,” bebernya.

Melalui pemberian dokumen kependudukan, lanjut Senduk, disadari akan dimanfaatkan dalam semua sendi kehidupan. Ini juga bentuk komitmen pemerintah, dalam mewujudkan strategi pembangunan daerah.

“Dengan begitu, Tomohon bisa sejajar dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Sasaran lainnya, program ini mampu menggali dan memperkenalkan potensi serta kemampuan daerah, yang dititik beratkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tandasnya.

Secara umum, ada beberapa skali prioritas yang terintegrasi melalui program ini. Yakni:

  1. Program akselerasi pelayanan yang terintegrasi kepada semua perangkat daerah sampai di tingkat kelurahan adalah sasaran utama untuk mampu merespons kebutuhan masyarakat, seperti halnya pencetakan dokumen kependudukan dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat yang diawali dengan pencetakan dokumen oleh petugas registrasi kelurahan yang sudah melalui proses pelatihan atau bimbingan teknis. Termasuk pelayanan intengratif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan aparatur sipil negara.
  2. Guna menjawab masukan-masukan dari kalangan masyarakat, terutama dalam pelayanan pencatatan perkawinan, dimana amanat undang-undang yang memungkinkan pelayanan kepada masyarakat menggunakan “stelsel aktif” atau jemput bola untuk pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, maka penting diterapkan kembali pola pencatatan perkawinan di tempat terjadinya perkawinan itu sendiri.
  3. Dilaporkan tadi oleh kepala dinas terkait aplikasi e-office, maka hal ini pun dapat di implementasikan di  tingkat perangkat daerah lainnya termasuk sekretariat daerah dan sekretariat DPRD, dalam rangka percepatan pengolahan administrasi pemerintahan dan kepegawaian.
  4. Pelayanan dokumen kependudukan yang baru, dibatasi pada penerbitan dokumen akta-akta (akta kelahiran, perkawinan, kematian, pengesahan anak dan kartu keluarga, maka perlu dilakukan penerbitan dokumen ktp-el dan kartu identitas anak (kia) melalui anjungan dukcapil mandiri (adm). Mengingat belum tersedianya alat anjungan dukcapil mandiri tersebut, maka sekiranya dimungkinkan bapak dirjen dapat menfasiltasinya melalui direktorat dukcapil kementerian dalam negeri republik indonesia.
  5. Kegiatan saat ini diharapkan memberi dampak terhadap penyelenggaran administrasi kependudukan yang dilaksanakan sampai di tingkat kelurahan, kecamatan termasuk perangkat daerah terkait dan lembaga-lembaga lainnya, maka dapat pula dilakukan kerja sama pemanfaatan data kependudukan melalui pemberian hak akses yang atas rekomendasi menteri dalam negeri melalui direktorat dukcapil.

Kegiatan ini pula dirangkaikan dengan penyerahan 1000 KIA kepada beberapa perwakilan dan parah Lurah se Kota Tomohon, Penyerahan sertifikat Petugas Registrasi Adminduk, serta Penyerahan User ID Administrator Daerah Hak Akses Data Kependudukan.

Diketahui launching program tersebut, turut dihadiri Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendragi, Prof DR Zudan Arif Fakrulloh SH MH. Dan menyaksikan secara virtual, Kepala Bidang Dinas Capil Provinsi Sulut, Jein Wowor, SPd MM, Asisten Administrasi Umum Drs. O D S Mandagi, jajaran pemerintah Kota Tomohon dan hadirin undangan. (Claudia)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending