Connect with us
BANNER-DINAS-PUPR-BOLAANG-MONGONDOW

Minut

BIKIN KECEWA! Pjs Dirut PDAM Tak Indahkan SK Bupati, 21 Pejabat Teras Galau

Published

on

BUKTI:Tampak daftar hadir pegawai PDAM Minut.

TELEGRAFNEWS-Waduh, Pejabat Sementara Dirut PDAM Minahasa Utara Parice Tamengkel tak indahkan SK Bupati. Pasalnya, 21 pejabat teras PDAM Minut yang dilantik Bupati JG belum lama ini yang mengisi kursi sebagai kepala unit dan asisten meneger (Asmen) serta dewan pengawas tak berlaku di PDAM Minut.

Dari informasih yang dirangkum media ini, 21 pejabat teras yang menduduki jabatan strategis di PDAM itu diganti oleh Dirut PDAM sebagai staf ahli PDAM.

Hal itu dibenarkan Kepala Unit PDAM Likupang, Nikson Rumimpunu. Diakuinya, bahwa saat ini mereka tak lagi disebutkan sebagai kepala Unit PDAM seperti pada saat pelantikan.

“Memang kami ini dilantik sebagai kepala unit oleh pak bupati sebagai pejabat sementara. Namun herannya, kami pada saat absensi di Kantor PDAM bukan sebagai kapala Unit seperti dibacakan pada saat pelantikan tapi, dalam absensi jabatan kami sebagai staf ahli,” cetus Rumimpunu, Senin (31/5) 2021.

Dia pun bingung dengan kebijakan yang diambil oleh Pjs PDAM Minut ini.

“Kebijakan Dirut ini tentu bertentangan dengan SK yang dibacakan saat kami dilantik,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Asisten Meneger Distribusi Ronald Malingkonor. Ia menyebutkan bingung saat melakukan absensi di Kantor PDAM Minut.

“Bagaimana tidak, kami yang dilantik sebagai Asisten Meneger Distribusi ko di absensi kantor sebagai staf ahli. Memang sampai saat ini kami belum terima SK, tapi dipelantikan disebutkan jabatan yang kami duduki sebagai asisten meneger,” bebernya.

Dibenarkan juga Asisten Meneger Perencanaan Teknik, Robby Sundalangi. Ia menuturkan, sebagai pimpinan seharusnya tak membuat gaduh. Apa lagi kondisi PDAM saat ini butuh inovasi-inovasi yang progressif.

“Ini justru membuat hal-hal tak revolusioner dengan membuat SK siluman. Artinya saat kami dilantik sebagai pegawai PDAM Minut tidak ada bunyi SK sebagai staf ahli, tapi sebagai Asmen, Bawas dan Kepala Unit. Ini yang membuat kami gerah dengan kebijakan pak Dirut,” tegasnya.

Terkait hal ini, anggota Komisi II DPRD Minut Stendy S. Rondonuwu angkat bicara. Ia mengungkapkan kondisi PDAM saat ini seharusnya fokus pada perbaikan dan fokus mencarikan solusi atas persoalan-persoalan yang saat ini dihadapi PDAM.

“Kalaupun benar adanya pembuatan SK baru dari Dirut PDAM secara tidak langsung Pak Patrice Tamengkel dianggap membangkang terhadap perintah pak Bupati Joune Ganda,” sebut pentolan Parta Demokrat ini.

Tak sampai disitu, Ketua DPC Partai berlambang mercy Minut ini meminta agar Bupati JG untuk mengevaluasi kembali kinerja Pjs Dirut PDAM.

“Ya kalau perintah bupati saja tak diindahkan seperti ini, bagaimana PDAM Minut kedepan?,” tanya dia.

“Sebagai pimpinan perusahaan seharusnya memberikan motivasi kepada anak bua, supaya anak bua juga termotivasi untuk menciptkan inovasi-inovasi ditubuh PDAM, bukan membuat gaduh,” sentil mantan Komisi I DPRD Minut ini.

Hingga berita ini diturunkan, Dirut PDAM Patrice Tamengkel belum dapat dikonfirmasih.(bungsu)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending