Connect with us

Minsel

Terima Novel dari Penulis, Wakil Bupati MINSEL: Terus Berkarya

Published

on

Penyerahan Novel Karya Anak Lokal, diterima Bupati Minahasa Selatan (Foto:Ando)

 

TELEGRAFNEWS- Wakil Bupati Minahasa Selatan (MINSEL) sambut baik penulis Novel “Pamit Ketika Purnama”, karya anak Sulawesi Utara, Rabu,(21/4) 2021.

Dari tangan penulis, diserahkan langsung kepada Wakil Bupati MINSEL, Pdt. Petra Yani Rembang, satu buku Novel edisi cetakan pertama.

Momen pemberian buku Novel di ruang kerja pribadi Rembang, diharapnya dapat mendorong penulis lainnya agar terus produktif berkarya.

Baginya, literasi baca tulis memang harus melahirkan karya nyata, sebagai hasil dari membaca.

“Novel pamit ketika purnama salah satu wujud nyata karya anak lokal, bagus. Lanjutkan berkarya” Ucap Rembang.

Dukungan moril terhadap karya anak lokal, Heidi Kristian Repi, sebagai penulis Novel merasa lebih bersemangat untuk melahirkan karya selanjutnya.

“Bertemu dan memberi buku secara langsung kepada Wakil Bupati, ini menjadi kebangan. Dan sebuah dorongan internal untuk lebih berani berkarya” Begitu Kata Penulis.

Sesuai dengan visi dan misi kepemerintahan Bupati dan Wakil Bupati MINSEL, Rembang berucap, pendidikan menjadi bagian prioritas walau pandemi masih menjadi ancaman.

Literasi baca tulis bisa datang dari beragam pendekatan, di masa pandemi seperi sekarang, Rembang yakin, memaksimalkan koneksi Internet Sekolah dan Desa, dapat membuka akses informasi baik bagi peserta didik atau bahkan masyarakat sekitar.

Rembang rindu, perluasan internet sampai ke desa-desa di wilayah pemerintahannya dapat terealisasi cepat.

Baginya, hal itu akan sangat membantu masalah yang sekarang dirasakan. Internet belum maksimal penyebarannya di desa mau pun di sekolah.

“Daerah kita memang butuh pemaksimalan internet, untuk menjangkau desa-desa dan sekolah. Hal itu baik untuk masyarakat. Khususnya anak sekolah. Mereka sekarang, sekolah serba daring” Tutur Wakil Bupati penuh kepedulian.

Lanjut Rembang, banyak sekali penulis hebat di daerah kita, yang perlu mendapat perhatian lebih agar semakin berani dan semangat menghasilkan karya.

Pintu ruang kerja mereka selalu terbuka untuk penulis-penulis lainnya.(HH)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending