Connect with us

Daerah

Seriusi Kerjasama Dengan Filipina, KM Tampungang Lawo Bakal Jadi Transportasi Laut Sangihe-Gensan

Published

on

TELEGRAFNEWS – Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana menyampaikan rencana Pemda Sangihe mengadakan kerja sama Perdagangan dengan Pemkot General Santos di Filipina. Termasuk KM. Tampungang Lawo yang akan diusulkan ke menteri Kemenlu RI di Jakarta melalui Konjen RI di Davao City, Dicky Febrian, agar menjadi Sarana Tranportasi laut dari Sangihe ke Gensan.

“Kamis,(9/4) lalu, saya mengajak Konjen RI Davao City Dicky Fabrian ke Dagho melihat Pelabuhan Perikanan Dagho dan KM Tampungan Lawo. Kami berdiskusi terkait dengan kebutuhan yang akan di bawah ke Gensan, sekaligus memantau aktifitas salah satu perusahaan yang melakukan persiapan pengiriman ikan ke beberapa daerah,” Ungkap Gaghana.

Pemda dengan instansi terkait, telah menggelar pertemuan bersama Konjen Dicky Febrian pada Jumat,(10/4) di Aula Rumah Jabatan Bupati, guna membahas kesiapan dalam menjajaki kerja sama Perdagangan antara Kabupaten Sangihe dan Gensan-Filipina.

“Dua minggu yang lalu (25/3) atas fasilitasi dari Pak Konjen kami diterima oleh Wamenlu RI untuk membicarakan apa yang diprakarsai Konjen dan ditindaklanjuti serta direspon baik, begitu juga para pejabat di Kemenlu RI merespon dengan baik, sehingga dibentuklah Tim pengkajian usulan terobosan Pemda Sangihe sekaligus mendatangi Kabupaten Sangihe melihat kesiapan Infrastruktur pedukung Perdagangan Bilateral. Kehadiran Pak Konjen di Sangihe adalah bentuk komitmen Kemenlu RI benar- benar merespon usulan bapak Bupati terhadap terobosan membuka keterisolasian ini,” Jelas Gaghana.

Dengan terobosan Pemda Sangihe ini Kemenlu RI memberikan dukungan tetap hal ini Pertama perdagangan lintas batas secara formal harus didukung Instansi Vertikal terkait Perijinan bersama sama dilakukan untuk suksesnya Agenda ini.

“Adanya KM Tampungan Lawo ini menjadi sebuah terobosan membawah produk dari Sangihe terutama Tuna dan produk lainya hasil bumi ke Gensan-Filipina dan pada akhirnya membuka daerah tertutup ini menjadi daerah terbuka,” Ujar Gaghana.

Sementara hasil tatap muka dengan Konjen Dicky Febrian dengan Bupati Sangihe Bapak Jabes Gaghana bersama istansi vertikal dari Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, Pdskb, menjadi bahan kajian selanjutnya akan disampaikan Konjen RI di Davao City Bapak Decky Febrian di Kementerian Luar Negeri, untuk memenuhi keinginan dan harapan konjen Dicky Fabrian bersama sama bersinergi mesukseskan Agenda ini.

Konjen RI di Davao City Dicky Febrian menyambut baik terobosan Pemkab Sangihe buka Perdagangan Sangihe ke Gensan-Filipina.

“Garuda akan membuka kembali Penerbangan Manado Davao, kalau berbicara hubungan Konektifitas Udara memakan waktu lima bulan dan saya optimis konektifitas laut antara Tahuna ke Gensan bisa lebih cepat, membuat kota Tahuna dan sekitarnya menjadi magnet untuk masyarakat lain disekitar dan di Propinsi- Propinsi lain menjadikan Tahuna sebagai basis untuk melakukan Eksport ke luar negeri melalui Tahuna lewat Gensan atau Davao City,” Harapnya. (Ddy)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending