Connect with us

Daerah

Masyarakat Mitra Enggan Bayar Pajak Ranmor, Pejabat Pemkab Juga Ikut-Ikutan

Published

on

TELEGRAFNEWS-Kesadaran masyarakat daerah Minahasa Tenggara (Mitra), bagi pemilik kendaraan bermotor (Ranmor) untuk membayar pajak dikantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) terbilang ‘Kumabal’.

Hal ini diakui Kepala Samsat Mitra Harold Lumempow kepada Telegrafnews, bahwa untuk tahun 2020 lalu saja sudah ada 5784 kendaraan yang menunggak baik itu roda dua maupun roda empat.

” Sementara untuk selang tahun 2021 saja, mulai bulan Januari hingga Maret saja sudah sebanyak 1072 ranmor yang menunggak atau sekitar 776 juta pembayaran,” ujar Lumempow yang juga Ketua Indonesia Coruption Wach (ICW), rabu (7/4) 2021.

Diakuinya juga bahwa meskipun dimasa pandemi ini, banyak kendaraan baru yang masuk daerah mitra namun kesadaran wajib pajak masih lemah dan terkendala kebutuhan prioritas.

Menganggapi persoalan penunggak pajak ranmor ini, Samsat Mitra sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan penertiban yang salahsatunya dengan menempelkan stiker Lebeling pada kendaraan penunggak pajak juga Operasi gabungan dengan kepolisian dan insransi terkait.

“Bukan hanya itu saja tapi kami akan Door to Door mengecek kendaraan penunggak pajak,” tambah Kasie Sengketa Pajak, Denny Pangalila dan Mareike Tumembow Kasie Palayanan Pajak.(Devon Pondaag)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending