Connect with us

Berita Utama

Listrik Gratis Dari Pemerintah Masih Berlanjut, Ini Perubahannya

Published

on

Kegiatan yang di gagas oleh PLN "Ngopi Bareng insan media" kemarin.

TELEGRAFNEWS – Program pemerintah di tengah pandemi covid-19, yang memberikan listrik gratis kepada pelanggan pengguna daya 450va dan 900va, di tahun ini dipastikan masih berlanjut meski ada perubahan.
Pelanggan di wilayah layanan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Sulutenggo) juga tetap mendapatkan layanan yang sama.

General Manager PT PLN Wilayah Sulutenggo, Leo Basuki dalam penjelasannya di acara ngopi bareng PLN dan insan media, Selasa 31 Maret 2021, memastikan 700 ribu lebih pelanggan penerima stimulus masih akan mendapatkan layanan tersebut, meski ada perubahan.

Tentang stimulus, secara terperinci menjelaskan bahwa program ini telah dimulai sejak awal April tahun 2020 ketika pandemi mulai menguasai seantero negeri. “Nah sekarang sudah setahun program ini berjalan. Pemerintah, tetap meneruskannya kepada pelanggan yang masuk kategori kurang mampu, atau mereka yang memiliki daya 450 dan 900,”terang Leo, di Tabea Caffe, Kota Manado.

Namun lanjut dia, di tahun ini ada perubahan pemberian stimulus, dimana awalnya pelanggan dengan daya 450va mendapatkan subsidi secara gratis atau 100 persen dan pelanggan dengan daya 900va hanya membayar 50 persen, kini semuanya dirubah.

Kata Leo, pelanggan dengan daya 450va nantinya akan menerima stimulus sebesar 50 persen dan harus membayar 50 persen sisanya. Sementara pelanggan dengan daya 900va dikurangi lagi 50 persen dan sebelumnya, atau hanya mendapatkan stimulus sebesar 25 persen.

“Perubahan ini terjadi karena pemerintah menilai, saat ini sudah ada pergerakan ekonomi ke arah yang lebih baik meski pandemi belum berakhir. Keputusan ini sudah final dari pemerintah dan kami sudah menyampaikannya kepada seluruh stakeholder dan juga saat ini melalui media-media massa,”pungkas Leo.

Sementara itu, Senior Manager dan Pelayanan Pelanggan PLN Sulutenggo, Maria G. Gunawan dalam materinya menjelaskan, sampai saat ini pelanggan PT PLN Wilayah Sulutenggo berjumlah 1,7 juta pelanggan, dengan jumlah penerima stimulus sebanyak 796 ribu, baik yang prabayar maupun pasca bayar.

Ditambahkannya, 796 ribu pelanggan penerima subsidi terbagi dalam dua kategori, yakni pelanggan prabayar 450va sebanyak 341 ribu dan pasca bayar sebanyak 361 ribu pelanggan.

“Sepanjang tahun 2020, pelanggan 450va mulai dari rumah tangga, bisnis, maupun industri betul-betul free atau gratis. Namun April esok, perubahan sudah dijalankan dan pelanggan yang sebelumnya gratis akan membayar sebesar 50 persen,”tukasnya.

Memang, sambung dia, di awal tahun 2021 mengalami sedikit perubahan mekanisme, yang mana sebelumnya dibayar 100 persen oleh pemerintah, sejak Januari 2021 hanya dibayarkan penggunaan selama 720 jam menyala atau 324kwh saja.

Untuk pengguna daya 900va, kata Maria juga merasakan perubahan yang sama, dimana adanya pembatasan pembayaran hanya untuk 50 persen dari 720 jam menyalah.

“Kini sudah wajib membayar meski stengah masih disubsidi pemerintah. Pengalaman kami, sebelumnya masih banyak pelanggan yang belum paham tentang listrik gratis dari pemerintah. Karenanya di tahun lalu masih banyak juga pelanggan yang tidak membayar kewajiban mereka. Karena itu, dengan adanya pertemuan ini kami berharap agar pelanggan lebih paham akan mekanisme subsidi yang diberikan pemerintah,”tuntas Maria.(fir)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending