Connect with us

Minut

KERAS! Bupati JG Pinta Penjabat Kumtua Tak Buat Konflik di Masyarakat, Camat Diminta Awasi

Published

on

Bupati Joune Ganda SE (foto:Ist)

TELEGRAFNEWS-Bupati Minahasa Utara Joune Ganda SE, geram dengan sikap sejumlah oknum penjabat hukum tua yang sering membuat gaduh ditengah-tengah masyarakat. Kata Bupati JG, apa lagi yang penjabat hukum tua yang memposisikan diri sebagai Kumtua defenitif.

“Penjabat hukum tua  itu seolah-olah dia (Kumtua red) memposisikan diri sebagai Kumtua defenitif. Pada hal Penjabat itu hanya melanjutkan dan mengisi kursi pemerintahan di desa, supaya tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di desa,” cetus bupati muda revolusioner ini, Jumat, (30/4) 2021.

Putra Kaima ini pun meminta kepada seluruh penjabat Kumtua untuk berkoordinasi dengan camat setempat. Jangan sampai, penjabat kumtua mengambil keputusan tanpa meminta masukan dan persetujuan dari camat.

“Apa-apa yang dilakukan oleh kumtua harus meminta persetujuan dari kecamatan. Jadi camat-camat awasi betul ini Penjabat-penjabat hukum tua,” pintanya.

Penjabat kumtua yang memposisikan dirinya sebagai raja kecil di desa ini pun  tembus ke kuping orang nomor satu di Minut ini. Hal itu, dia akui bupati pilihan rakyat ini.

“Kita dengar, Penjabat-penjabat ini sudah mulai merasa diri terpilih sebagai hukum tua defenitif. Ini menimbulkan konflik dimasyarakat. Kehadiran Penjabat ini harus merangkul, agar masyarakat di desa itu terimah, bukan malah buat kacau disitu, kita harus rubah paradigma ini,” sentil bupati.

Tak sampai disitu, Bupati JG juga memberi warning kepada penjabat kumtua yang baru dilantik belum lama ini.

“Saya tegaskan lagi, Penjabat-penjabat hukum tua, agar tidak mengganti perangkat desa saat ini, kecuali ada penyimpangan-penyimpangan dan harus dibuktikan dan diproses. Ya kalau terbukti ada penyimpangan betul, diproses secara hukum,” imbuhnya. (bungsu)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending